Saraf kejepit di lumbal 4-5 dan sudah parah

Nama saya Anwar Mutalib, usia 71 tahun. Dalam kesempatan ini, saya ingin berbagi pengalaman dengan saudara-saudara yang sedang mengalami penyakit yang pernah saya alami. Saya pernah mengalami nyeri tulang belakang, yang biasa disebut sebagai saraf kejepit atau HNP (Hernia Nukleus Pulposus). Gejala yang pertama saya rasakan adalah pegal-pegal dipunggung. Kemudian kaki kanan saya sering kesemutan dan nyeri. Lama-kelamaan, kalau saya berjalan kurang lebih sepuluh langkah, kedua kaki saya kesemutan dan nyeri sehingga saya tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Saya terpaksa harus duduk untuk menghilangkan kesemutan tersebut. Sesudah hilang, saya kembali berjalan dan kesemutan serta nyeri menyerang lagi. Hampir 5 (lima) tahun saya menderita. Akhirnya karena sudah tidak tahan lagi, saya menghubungi Dr. Muki Partono, dokter spesialis orthopedic di Rumah Sakit Pondok Indah – Puri Indah. Dari info yang saya peroleh, Dr. Muki telah berpengalaman dalam melakukan operasi tulang belakang. Pada pertemuan pertama, saya membicarakan mengenai penyakit yang saya derita. Kemudian Dr. Muki meminta saya melakukan MRI (magnetic resonance imaging) untuk mengetahui kondisi tulang belakang saya. Dari hasil MRI ternyata memang ada saraf kejepit di lumbal 4-5 dan sudah parah.

Dr. Muki menjelaskan ada dua cara untuk menangani masalah tulang belakang saya. Bisa di “laser” atau operasi. Beliau menjelaskan dengan seksama masalah ini , dan menjawab semua pertanyaan saya dengan sabar. Meskipun demikian, saya masih ragu. Karena teman-teman saya mengatakan hati-hati, karena bisa lumpuh. Sudah banyak cerita di luaran tentang kelumpuhan ini. Ini yang membuat saya ngeri dan gentar. Suatu hari saya diundang untuk menghadiri pembukaan suatu pabrik. Semua tamu diundang untuk mengitari pabrik dengan berjalan kaki. Dalam perjalanan tersebut, saya mengalami kesemutan yang amat sangat. Saya harus melangkah setapak-setapak mencari kursi untuk duduk. Di situlah bukan sakit yang saya rasakan tetapi rasa malu yang amat sangat, di mana saya harus tertatih-tatih dikerumunan orang banyak.

Besok paginya saya buat janji dengan Dr.Muki. Saya katakan kepada beliau, “Dok operasi, saya sudah tidak tahan lagi.” Saya masuk rumah sakit, dan besok paginya saya dioperasi (tidak di laser). Begitu selesai operasi semua kesemutan menjadi hilang. Saya tidak merasakan sakit sedikitpun. Besok paginya saya sudah boleh pulang. Dr. Muki mengingatkan saya jangan melakukan kegiatan yang berat- -berat selama 9 bulan. Akan tetapi, maaf Dok saya melanggar nesehat tersebut. lewat 6 bulan, saya sudah angkat beban lagi. Sejak dioperasi sampai sekarang, saya sudah berjalan kembali tanpa ada nyeri dan kesemutan.

Sebelum menjalani operasi ini, kurang dari setahun sebelumnya saya pernah menjalani operasi dengan Dr. Muki akibat tendon achilles kaki kiri putus. Dan alhamdulillah kaki saya sudah seperti sedia kala. Dalam kesempatan ini saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Dr. Muki yang telah menyembuhkan saya. Dan saya berdoa, semoga Tuhan panjangkan umur Dr. Muki, sehingga banyak pasien yang terobati dan bisa merasakan kehidupan seperti sedia kala. Kepada saudara-saudara yang sedang menderita seperti yang pernah saya alami, jangan takut untuk mengambil tindakan secepatnya. Makin cepat tindakan diambil, makin cepat pula harapan kesembuhan. Salam

Anwar Mutalib

Pernah Lumpuh

Bulan Mei 2006 (umur saya 33thn) semua badan saya nyeri dan kaki kiri saya menjadi lumpuh. Dari hasil MRI ternyata saya kena HNP di ruas L4-5 & L5-1 grade 4 dan listesis grade 1. Saya mendatangi 7 dokter dan semua menganjurkan operasi yang menurut saya berat, bahkan ada yang akan mengganti 3 ruas tulang belakang saya dengan bahan metal. Dari situ saya menyimpulkan bahwa saya harus operasi tapi saya ingin mencari metode operasi yang lebih simpel supaya badan saya tidak ‘dibongkar’ terlalu banyak. Di samping itu saya juga melakukan pengobatan fisioteraphy dan akupuntur.

Akhir bulan September 2006 saya ketemu dokter Muki dan metode operasi MED yang dipresentasikan ke saya dengan sayatan kecil dan endoskopi membuat saya menjadi berani untuk operasi. Setelah 2x pertemuan akhirnya 9 Oktober 2006 saya operasi di RS Medika Siaga & dirawat 2 hari. Setelah operasi kaki kiri saya sudah tidak hilang rasa dan rasa sakit seperti tebaran kerikil di pinggang saya hilang.

Tiga bulan setelah operasi saya melakukan MRI lagi dan hasilnya menunjukkan hilangnya HNP. Sampai sekarang setelah 3,5 tahun pasca operasi kesehatan saya semakin baik.

Alhamdulillah Allah memberikan jalan untuk penyembuhan saya melalui dr. Muki. Trim’s ya Dok….

rgds,

Netty

Penderitaan berakhir dalam waktu 1,5 jam

Enam tahun yang lalu saya merasakan linu di kaki kanan yang terasa sewaktu-waktu. Saya pikir itu rematik, tapi ternyata dalam waktu 2 tahun linu-linu berubah menjadi sakit yang menetap disertai dengan kesemutan sampai dengan lutut. Rasa sakit yang amat sangat saya rasakan ketika duduk dan tidur, sedangkan pada saat saya berjalan ataupun melakukan aktivitas lain rasa sakit tidak terasa sama sekali.

Berbagai pengobatan saya coba, mulai dari pijat, pijat refleksi, ahli pengobatan cina, ahli syaraf yang mendiagnosis bahwa syaraf di ruas L5/S1 saya terjepit, sampai akhirnya saya datang ke ahli tulang yang meminta saya untuk melakukan foto MRI di mana hasilnya menunjukkan saya terkena HNP.

Saya datang ke 2 dokter tulang, dokter pertama menyarankan saya untuk operasi dengan memasang pen, saya tidak yakin mengingat usia yang relatif masih muda, 34 tahun. Saya cari dokter lain untuk memberikan opininya, bertemulah saya dengan dr Muki yang menawarkan untuk operasi dengan metode endoskopi.

Akhirnya operasi dilakukan pada akhir bulan April 2007, alhamdulillah operasi selama sekitar 1,5 jam berjalan sangat lancar dan sungguh luar biasa 1 minggu kemudian saya sudah bisa mengendarai mobil sendiri ke kantor tanpa rasa sakit sampai dengan saat ini.

Bulan Juni 2009, saya melakukan MRI ulang dengan hasil yang sungguh menggembirakan, kondisi ruas L5/S1 saya jauh lebih baik dari hasil MRI sebelumnya. Thanks you Dok… sungguh cara penyembuhan yang hebat !

Diah T. Djuwita

Pelayanan Maksimal

Tahun 2006 (15th) saya mengalami kecelakaan yang menyebabkan mata kaki kanan saya berlubang, saya dibawa ke rs siaga dan yang menangani saya adalah Dr Muki.Walaupun saya terbilang pasien yang “bawel dan rewel” dokter yang satu ini memberikan pelayanan serta melayani pertanyaan2 saya dengan sangat baik.
dalam waktu hanya 1 bulan 3 minggu saya sudah bisa dapat berjalan normal berkat perawatan dan arahan dari dokter Muki ini.
sekarang sudah hampir 6 tahun pasca operasi dan engkel kanan saya tidak ada keluhan
terima kasih dokter Muki ?

Tri Herlambang

HNP

sebelumnya saya dan suami(DARTAMAN SPI,MALINAU KAL-TIM) tidak pernah tau kalo teryata ada penyakit urat terjepit/hnp,awalnya kami cuma tau hanya sakit pinggang biasa,lama kelamaan kaki suami saya mulai kaku susah untk digerakan,badan pun tidak bisa tegak dan susah tidur.

kami sepakat mencoba memeriksakan kedokter spesialis penyakit dalam dan beliau menyarankan untk fisioterapy,tapi hanya hilang sesaat,lalu kami mencoba jalan alternatif seperti dipijat untk melancarkan peredaran darah.namun hasilnya lebih parah suami saya malah bungkuk.

untung ada kakak ipar saya menyarakan untk memeriksakan kedokter muki,karna kakak ipar saya yakin kalo suami saya terkena HNP dngan gejala yg sama yg dialami kakak ipar saya,bahkan kakak ipar saya sdh diopersi oleh dokter muki dan berhasil.akhirnya suami sayapun memeriksakan penyakitnya ke dokter muki dngan ditemani kakak ipar sya ternyata benar saumi saya mengalami penyakit HNP diruas tulang belakang dan diharuskan operasi karna sdh mengeluarkan cairan.

Alhamdulillah pasca operasi dua bulan suami saya sekarng sangat sangat sehat sekali setelah dioperasi oleh dokter muki,badanya udah tdk bungkuk dan sdh enak tidur…….terimakasih saya dan keluarga untk dokter muki….YOU IS THE BEST ..HNP BYE..BYE…

Vivi Heriyati

Operasi Tidak Perlu Takut

Assalamualaikum wrwb Dokter Muki Partono Sp.OT

Peristiwa ini terjadi saat saya terpeleset genangan air di rumah tanggal 5 mei 2011,saya tidak tahu apa yang terjadi dengan kaki saya karena saya hanya bisa meraba seperti ada yang menonjol dibagian tulang lutut

Pada saat kejadian saya masih bisa jalan dengan nyeri yang luar biasa di lutut bagian kiri, terlihat bengkak dan lebam,atas saran dari beberapa kerabat saya diantar ke tukang urut ,dengan maksud untuk meredakan sakit dan bengkak kaki saya, pengobatan ini saya jalani selama 12 hari dan selama itu tidak ada perubahan dengan lutut saya,malah semakin bengkak.

Akhirnya saya diantarkan lagi ke tempat pengobatan alternatif yang ternama di Jakarta yang menangani pasien patah tulang.terapi ini saya jalani selama 48 hari saya bolak balik diurut , hasilnya lumayan …..lutut saya tidak bengkak dan bisa berjalan dengan nyaman, katanya :”Saya Sudah Sembuh”.Waaah…. saya senang sekali…

Tetapi ada yang mengganggu pikiran saya,walaupun katanya sembuh saya tidak bisa menjalankan fungsi kaki dengan normal antara lain tidak bisa naik tangga, tidak bisa jongkok, dan sulit sujud pada saat shalat.

Mau bertanya dan konsultasi ke Rumah Sakit saya sudah takut sekali,yang terbayang adalah tindakan OPERASI dengan rasa sakit yang luar biasa…

Sungguh suatu hal yang tidak terbayangkan sebelumnya datang ke rumah sakit…bingung campur aduk,saya perlu mempersiapkan mental yang kuat untuk bisa memutuskan pindah ke pengobatan medis…cukup lama juga menyiapkan mental saya…70 hari….,sementara lutut saya sudah semakin tidak nyaman dengan kondisi seperti ini.

Secara tidak sengaja saya googling di internet mencari data dokter spesialis bedah tulang dan Rumah Sakit nya di Jakarta, saya menemukan web dokter Muki…dari web ini saya bisa mendapatkan informasi yang cukup detail segala macam keluhan tulang dengan solusi penanganannya, semua artikel saya baca dan pelajari tidak lupa biografi dari dokter Muki dan testimoni pasien yg sudah sukses menjalani operasi.

Nah… dari sinilah saya mulai nggak takut dan berani datang ke rumah sakit untuk menanyakan kondisi lutut saya…..

Pada tanggal 11 Juli 2011 saya mantapkan untuk datang ke RS Siaga Raya bertemu dengan dokter Muki.dari pertemuan itu lutut saya di rontgen …hasil rontgen menunjukkan fracture patella neglected (tempurung lutut saya patah 2 bagian).saya minta solusi terbaik kepada dokter Muki,dan saran dari dokter Muki adalah.. untuk bisa menjalankan fungsi kaki dengan baik solusinya ya operasi dengan sistem tension band wiring (penyatukan tempurung lutut dengan kawat berbentuk angka 8) kata doker Muki waktu itu.

Kami sepakat tanggal 15 Juli 2011 saya menjalani operasi dan berlangsung kurang dari 1,5 jam saja.

Tanggal 18 Juli 2011 saya sudah mulai fisioterapi dan bisa jalan,hanya fungsi menekuk lutut belum bisa baik.

Tanggal 19 Juli 2011 saya sudah bisa mengangkat kaki kiri saya sampai hitungan ke 15 dalam posisi berbaring….,Subhannallah hal ini selama 2 bulan tidak bisa saya lakukan….ada kemajuan sedikit demi sedikit dan kaki saya mulai ber fungsi lagi.

Melihat kemajuan pasca operasi dalam waktu yang relatif singkat ,saya tambah giat melakukan fisioterapi untuk melemaskan otot otot kaki yang sudah 70 hari tidak berfungsi, agar dapat berfungsi lagi seperti semula.

Dari kasus saya diatas..saya ingin share …. kalau saya bandingkan antara pengobatan alternatif selama 70 hari dan tindakan medis yang baru 5 hari sudah ada hasil..,

RASANYA TIDAK ADA LAGI KERAGUAN UNTUK MEMILIH TINDAKAN MEDIS DENGAN OPERASI ,untuk siapa saja yang mengalami musibah seperti saya

JANGAN BUANG BUANG WAKTU ,agar tidak terlambat penanganannya.

Segerakan mencari dokter yang tepat,nyaman dan komunikatif dengan pasien seperti dokter Muki yang sudah memberikan solusi medis yang tepat dan logis buat saya…

Sebagai rasa syukur …. saya buat testimoni ini untuk mengucapkan terima kasih kepada dokter Muki Partono Sp.OT atas ijin Allah SWT melalui keahlian dokter kaki saya mulai berfungsi lagi ,semoga Allah SWT selalu melindungi dan membimbing anda untuk menolong umat dalam menjalani hidup yang lebih bermakna, Aamin .

Wassalam

sufridayulianti@gmail.com

HNP Siapa Takut…!!!!!!! MED Solusinya.

Terima Kasih yang sebesar-besarnya kami dan keluarga haturkan kepada dr Muki Partono, Sp.OT yang telah melakukan operasi MED pada Ayah kami tercinta (dr. Purwohartono, Sp.OG), sehingga segala keluhan Nyeri Punggung Bawah Ayah kami sekarang sudah tidak ada lagi.

Sebelumnya kami masih sangat ragu dengan teknik operasi baru ini (MED), apakah bisa menyelesaikan penyakit HNP ayah kami, karena sudah beberapa Second Opinion dari bbrp ahli kami ambil, namun semua mbuat kami ragu.
Namun akhirnya dengan MED melalui tangan dr. Muki Partono, Sp.OT. hanya dalam 1 hari setelah operasi sampai saat ini Ayah kami sudah tidak merasakan NYERI PUNGGUNG BAWAH lagi. Bahkan sekarang bisa melakukan aktivitas dengan lebih baik lagi.

Bagi saudara2 yang mengalami sakit yang sama, kami sangat menyarankan Jangan Putus Asa dan menyerah, karena ada Solusi yang bisa diambil, dengan MED… HNP Hilang….

Kepada Dr Muki, sekali lagi kami sekeluarga mengucapkan Terima Kasih kami yang sebesar-besarnya, kerana dengan bantuan dokter sekarang Ayah kami tercinta menjadi lebih sehat lagi.

Terima Kasih
(dr Susanto Rahmad N, Sp.OG, Alia Ariesanti, dr Fitria Nurul Hidayah, Rizqi Fauzan Yanuar dan keluarga)

dr Purwohartono, Sp.OG dan keluarga besar, Yogyakarta

Thank to Dr.Muki Derita 2 Tahun Sudah Berakhir

Pertama-Tama saya ingin mengucapkan syukur alhamdullilah kepada Allah swt yang telah memberi kesembuhan tangan saya,yg selama 2 tahun menderita patah,allah menujukan syaria’t yaitu Dr Muki hakekat nya allah swt yg Memberikan semangat kpd saya yg hampir putus asa terhadap kesembuhan,melalui Dr Muki pula yang selama 2 thun saya takut untuk operasi dan 2 bulan yang lalu saya di operasi oleh Dr muki di pasangkan pen,alhamdullilah sekarang sudah lebih baik derita pun berakhir alhamdullilah.

untuk saudara saudari saya di mana saja berada yg mengalami derita seperti saya, pesan saya janganlah takut dengan medis pabila ingin sembuh,ketakutan itu tidak ada gunanya malah menghambat kita untuk cepat sembuh,cepat2lah konsultasi dengan Dr.muki insya allah Dr bisa membantu,uang bisa kita cari setelah kita sehat kembali”tetap semangat& lekas sembuh untuk yang sedang sakit

Terimakasih Dr.Muki
email :iwan@gen.net.id,lowbetl@yahoo.com
hp :085880779776

Iwan Setiawan

Operasi HNP Ternyata Aman

Sudah hampir 1 tahun istri saya (50 th) mengeluh di bagian betis/belakang lutut kiri terasa sakit (terasa seperti uratnya tertarik, kadang kaki spt tdk bertenaga dan keluhan sakit tsb semakin terasa jika berjalan terlalu lama), sehingga banyak mengganggu mobilitas dalam kegiatan se-hari2 termasuk kalau shalat harus duduk di kursi. Telah dilakukan berbagai upaya pengobatan dari mulai fisiotherapy (di kaki) sampai dicoba dengan akupunktur, namun rasa sakit masih tetap ada dan dari xray terhadap bagian kaki sebenarnya baik2 saja.

Ditengah kebingungan utk mencari penyebab sakitnya tsb saya mencoba mencari berbagai informasi diantaranya melalui website yang memuat dokter2 ortopedi di Jakarta berikut track record dan keahliannya masing2, dan dari beberapa ortopedist di Jakarta saya menemukan website Dr. Muki yang banyak memberikan informasi mengenai penyakit atau keluhan yg diderita istri saya. Singkat cerita saya datang utk konsul dg Dr Muki di RS Jakarta, dan dari hasil pemeriksaan baik Xray maupun MRI Lumbal ternyata istri saya mengalami HNP di L5/S1 dan disarankan utk dilakukan MED(Micro Endoscopy Disectomy).

Mula2 saya ragu2 dengan tindakan tsb karena khawatir dengan dampaknya thdp syaraf2 di tulang belakang, namun dari testimoni bbp pasien yg telah melakukan MED utk kasus yg sama dg istri saya dan penjelasan dari Dr Muki sendiri bhw tindakan MED adalah aman, maka saya berani memutuskan utk dilakukan MED. Pada tgl.2 Nov 2010 pagi tindakan MED dilakukan (di RS Jakarta) dan berlangsung 1,5 jam.

Malam harinya (6 jam lebih setelah operasi) Dr. Muki visite ke ruangan rawat dan istri saya diminta untuk berdiri /berjalan, ternyata keluhan sakit sudah hilang dan kaki terasa lebih ringan, tgl. 3 Nov 2010 sdh boleh pulang shg praktis setelah operasi (MED) hanya dirawat 1 malam, luka operasi hanya 1-2 cm, tdk banyak pendarahan dan setelah operasi istri saya tdk mengeluh sakit dibekas luka operasinya.

Tgl. 9 Nov 2010 Alhamdulillah luka sudah kering dan jahitan dicabut, dan saat ini keluhan sudah hilang dan istri saya dpt berjalan dan beraktifitas seperti biasa. Terima kasih Dr. Muki mudah2an pahalanya dibalas oleh Allah SWT dan dokter bisa lebih banyak lagi menolong orang2 dengan keluhan seperti istri saya maupun kasus2 ortopedi lainnya.Amien

Wass,

Rachmat

Keluhan Ibu Saya Berakhir

Sedikit prolog, ibu saya pernah melakukan penanaman “pen” di tumit kaki kanannya (kurang lebih 13 tahun yang lalu, akibat terjatuh). Sejak saat itu, secara pelan tapi pasti, kaki kirinya menjadi bengkok. Mungkin dikarenakan pembebanan yang tidak seimbang antara kaki kanan & kiri. Ditambah faktor usia, 69 tahun, keluhan nyeri saat berjalan, semakin menjadi2. Meskipun me-komsumsi obat, dapat meredakan nyerinya, tetapi dari hari ke hari, keluhannya makin bertambah.

Setelah berkonsultasi dengan dokter tulang di Surabaya, sang dokter menyarankan melakukan tindakan operasi sebelum terlambat. Selanjutnya, ibu saya sharing dengan teman2 atau orang2 yang telah melakukan penggantian mangkok tulang lutut. Bukan hal yang menggembirakan yang didapat, tetapi banyak cerita2 ngeri yang didengar. Mulai dari yang berakibat malah jadi lumpuh, keberhasilan operasi yang tidak menentu, waktu recovery yang lama, dll. Pendeknya makin menyiutkan nyali ibu saya. Padahal banyak teman2 ibu saya, yang dioperasi di luar negeri, seperti : Singapura & Malaysia.

Lebaran kemarin, ibu saya berkunjung ke Jakarta. Dari sini timbul minat melakukan cross cek dengan dokter tulang di Jakarta. Karena saya buta tentang permasalahan ini, akhirnya saya coba googling di internet mengenai masalah ini. Didapatlah nama dr. Muki Partono, SPOT. Setelah didapatkan jadwal praktek beliau, berkonsultasilah kita ke beliau.
Ternyata, fakta tentang operasi penggantian mangkok lutut ini, tidaklah se-ngeri, yang didengar ibu saya dari para teman2nya. Bahkan, resikonya sangat kecil. Jika diibaratkan dengan operasi gigi, penggantian mangkok lutut ini seperti operasi pembuatan gigi palsu (crowning), hanya melibatkan tulang, tanpa menyentuh syaraf sama sekali. Bahkan operasinya sendiri hanya berlangsung sekitar 1,5 jam saja !

Pendek cerita, setelah dirawat selama 12 hari, kaki kiri ibu saya menjadi lurus kembali. Keluhan nyeri hilang. Bahkan sudah bisa naik & turun tangga !
Terimakasih dokter Muki atas segala upayanya, meskipun harus melakukan operasi pada dini hari. Keep the excellence works flow…God bless you & family.

Sugeng Santoso

Melalui Tangan DR.Muki, Penderitaan Berakhir

allhamdulilah Allah telah memberikan mukjijat melalui tangan DR Muki sehingga penderitaan saya atas HNP yg sudah mematikan rasa dibagian pinggang hingga kedua kaki saya bisa diatasi dan saya merasa lebih nyaman untuk berjalan, hanya dengan sayatan kecil dan mondok 3 hari di rs,saya sudah boleh pulang,trimakasih Tuhan atas pertolonganmu, dan kiranya Allah selalu memberikan kemudahan bagi DR MUKI untuk menyelamatkan manusia,amin.(yokyakarta)

Didi S Yasmin

Spondilitis TB

Maret 2010 sy mengalami nyeri punggung yg hilang jk beristirahat (rebahan). lama2 mskpn istirahat nyeriny tdk hilang. april 2010 sy konsultasi k dokter sp penyakit dalam. oleh dr sy dimnt periksa urin, darah dan ronsen. hasilnya, urin dan darah bagus. pemeriksaan ronsen memberikan kesan spondiloarthrosis pd L1 dan T3-T6. kmdn sy diberikan obat nyeri n disarankan menjalani fisioterapi.

Saat itu nyeri dipunggung sdh spt ada ssuatu yg mengganjal, stp posisi tidur sulit untuk bangun, bahkan terkdg u menggesar at membalikkan badan sakit, & mnrt terapis bahu kanan sy sdh lbh tinggi. stlh mnjlani terapi dan minum obat berangsur2 pulih, dan pd awal juli 2010 merasakan sehat 100%. Namun tiba2 sesaat stlh sy menggendong anak sy nyeri sy muncul lg. ll sy konsultasi k dr sp PD. krn sy saat itu hamil sy hy diberi vitamin. mkn hari sy mkn sulit u bangun jk sdh dlm pss tiduran sampai akhirnya akhir juli 2010 sy bnr2 hampir tdk bs mengangkat badan sm sekali (badan terasa kaku n nyeri). sy hy paksakan u ke kamar kecil. itupun dg sakit yg luar biasa.
Pertengahan agustus 2010 sy dikuret krn keguguran, dan diketahui ternyata kehamilan saya kosong (tdk ada janin).Menrt dr kandungan disebabkan bakteri at kualitas sperma tdk bgs. stlh sy tdk hml sy lanjutkan berobat punggung sy yg selama sy hamil hy saya obati secara herbal dan rehab medik dg diterapi laser (saat itu nyeri sy sdh hampir hilang, sdh mulai bs bangun dan berjalan tp bungkuk).

Selanjutnya sy periksa ke dr sp saraf. Hasilnya dari pemeriksaan luar tdk apa2, akhirnya sy disarankan untuk MRI. Hasil MRI sgt mengejutkan, tyt sy mengidap spondilitis tb. T6-T9 sdh terinfeksi kuman dan T8 sdh mengecil serta membentuk kantung nanah. Krn penangananny hrs cpt, saat itu jg suami cr informasi diinternet. Muncullah nama dr muki sbg dokter bedah tulang yg menjalin komunikasi dg pasien dan bisa dihubungi langsung.

Dari konsultasi via telepon n tatap muka langsung akhirnya sy mantap untuk menjalani operasi tulang belakang tgl 20 sept 2010. Alhamdulillah, setelah dioperasi keluhan nyeri, panas dan semutan langsung hilang, sy pun bs pulang dg berjalan tegak tgl 25-nya.

Hal yg plg berkesan bg sy n suami berobat dg dr Muki adalah enak diajak diskusi dan bersedia merespon keluhan pasien, shg pasien mengambil kputsan u tindakan medis tanpa ragu2.
Thanks ya dok…smg dg keahlian dokter makin byk org yg tertolong, n dokter jg bs mengambil manfaatnya u kebaikan dunia-akhirat.

<sofiesupriadi@yahoo.co.id>

Sofie

Akhir dari sebuah Penderitaan

Awalnya aktifitas saya berjalan seperti biasa, tapi sekitar bulan Juni 2010, mulai ada gangguan nyeri otot disekitar bokong. awalnya tidak terlalu menggangu, namun kian hari rasa nyeri otot kian menyebar kebagian paha bawah kiri. saya mencoba mengatasinya dengan urut tradisional. saya sudah banyak urut kemana-mana sampai keluar kota, namun tidak ada perubahan. malah menjalar kepaha bagian bawah kanan.

Aktivitas semakin terganggu, saya berdiri dan duduk sudah mulai sulit. saya berobat kedokter umum, saya dikasih suntikan pereda nyeri otot. memang hilang tapi 3hari kambuh lagi. sekitar pertengahan bulan Juli ada teman saya ngajak saya untuk medical Chek Up ke RS Mahkota Melaka Malaysia.

Saya tertarik dan ikut teman ke Malaysia. dari hasil General Chek Up hasil bagus semua tidak ada gangguan kesehatan kata dokter india itu, lalu saya menyampaikan keluhan nyri otot yang saya alami. sewaktu dimalaysia nyeri oto udah menjalar lagi sampai betis kanan, sehingga menambah penderitaan otot saya.

Setelah itu saya dirujuk kespesialis Ortopedi malaysia dokternya orang india juga, ia menyarankan saya MRI. dari hasilnya ternyata sangat menakutkan, dirusuk tulang belakang,gak tanggung 3 level dan bakal ditanamkan per logam, saya disarankan operasi, karena kalau tidak dioperasi bisa lumpuh katanya. saya semakin gelisah, ingin rasanya dioperasi tapi biayanya mahal, jadi saya minta obat saja biar meredakan nyeri ototnya.

Setelah kembali ke indonesia aktivitas semakin sangat menganggu, sakit dari bokong sampai ke dua paha bawah dan betis kanan, terus leher agak sulit untuk menoleh kiri dan kanan serta kalau batuk/bersin nyeri uratnya saling tarik menaik dngan yang dibokong. rasa nyeri ototnya sangat sakit terkadang disertai kejang pada otot.

Mau duduk susah, berdiri susah, kalo jalan paling lama 5-10 menit setelah itu harus duduk karena ototnya kejang, badan saya sudah miring kekiri seeperti bengkak tapi tidak sakit. saya udah putus asa dan sudah menyusahkan banyak orang. pada tanggal 13 agustus 2010 timbullah rencana untuk berangkat ke Cimande, katanya disana banyak dukun tulang bagus, tapi saya pikir saya sudah ada hasil MRI dari malaysia dan sudah tau penyebabnya jadi untuk apa diurut lagi…Istri saya iseng buka internet dan membuka dokter tulang terbaik diindonesia, keluarlah nama dr.Muki Partono, Sp.OT. dan saya baca testimoni pasien serta profil beliau, dan tertera no hpnya.

Kesempetan ini tidak saya sia-siakan, saya langsung menelpon beliau dan menceritakan masalah saya, dan beliau sangat mengerti akan penyakit yang saya alami. lalu saya berangkat kejakarta 14 agustus 2010 dan konsul di RS Jakarta dan segera operasi MED tgl 16 agustus 2010.

Hasilnya sangat menyenangkan semua sakit yang saya alami hilang seketika, sitem operasinya sama dengan yang dimalysia dan biayanya jauh lebih murah. saya seperti normal kembali.
syukur alhamdulillah, terima kasih banyak dok

<aryc80@gmail.com>

Ary Chandra

Tidak takut beraktifitas lagi

dulu saya didiagnosa mengalami bunion di pergelangan ibu jari kaki kanan saya,sempat putus asa karena sulit melakukan aktifitas namun setelah berkonsultasi dengan dokter muki dan menjalankan saran-saran dokter muki,sekarang sudah tidak pernah sakit lagi,dan sekarang sudah bisa beraktifitas secara normal.terima kasih dok

<dre.simanjuntak@yahoo.com>

Andreas

Operasi HNP yang ke 2 kalinya ternyata lebih simpel

Sebelumnya saya panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT karena telah mengabulkan doa – doa kami atas keberhasilan operasi suami saya ini. Terima kasih saya untuk dokter Muki yang telah mengoperasi suami saya.

Sebelumnya suami saya pernah operasi HNP 6 tahun (2004) yang lalu memakai cara manual dengan sayatan selebar 5 cm (dg dokter lain)tapi dikarenakan kerja dan aktifitas yang berat penyakit HNPnya kambuh lagi di ruas yang sama.
Setelah melakukan terapi berkali kali selama beberapa bulan serta meminum obat anti nyeri dan yang pasti memakan biaya yang tidak sedikit maka kami memutuskan untuk operasi.

Alhamdulillah Allah telah memberikan jalan untuk kesembuhan suami saya karena telah mengenal dokter Muki melalui websitenya. Karena kami jauh dari Kalimantan kami berkonsultasi lewat email dan sms yang ternyata dokter sangat care dengan kami.

Sebelumnya memang ada rasa takut kalau opersinya tidak berhasil,tetapi setelah melihat di website dr Muki cara beliau menangani operasi maka kami yakin untuk operasi HNP dengan metode MED.
tanggal 22 juli 2010 hanya ditemani anak semata wayang kami saya menunggu operasi dengan berdoa tiada hentinya membaca Surat Yasin dan bersholawat kepada Nabi serta berzikir Arhamar Raahimin juga pastinya doa dari seluruh keluarga besar kami orangtua saudara teman dan sahabat untuk keberhasilan operasi ini.Karena saya tahu ternyata kita tidak boleh merasa was-was semuanya kita pasrahkan kepada Allah.Sebab rasa was-was itu sebenarnya godaan syetan untuk kita yang membuat kita tidak yakin akan kebesaran Allah. JAdi saya sarankan untuk para istri atau keluarga jangan merasa was-was atau khawatir.Kita sudah berusaha dan berdoa hasilnya kita serahkan kepada-Nya.

Sehari setelah operasi suami saya bisa berjalan dengan baik karena cuma disayat selebar 2 cm (tidak memerlukan lubang untuk pembuangan darah hanya selang eteter dan infus ditangan untuk memasukkan cairan antibiotik) diperbolehkan pulang oleh dokter Muki.

Terimakasih dokter semoga amal ibadah dokter mendapat balasan dari Allah SWT dan salam saya untuk istri dan anak dokter. WSS

Ida Nur Santy

Sakit pinggang yang meyebabkan istirahat di tempat tidur

Pada tahun 2003 yang lalu saya mengalami sakit pinggang yang parah. Ternyata hasil pemeriksaan & photo ada otot di lumbal belakang yang keluar. sehingga menyebabkan penjepitan syaraf tulang belakang. Saat itu saya mencoba untuk melakukan terapi dan pergi ke dokter special tulang di daerah senin tetap tidak berhasil.

Semakin hari semakin parah, dan sangat terasa apabila melakukan aktifitas timbul rasa sakit. dan seminggu kemudian untuk mengurangi rasa sakit itu hanya dapat istirahat di total di tempat tidur. Kemudian saya dapat informasi dari teman saya untuk berobat ke rumah sakit siaga, yang bertemu dengan Dr. Muki. Dari hasil pemeriksaan dokter Muki saya harus menjalani operasi. di karenakan awam saya menanyakan ke pihak ketiga apa itu operasi tulang belakang.

Banyak dari hasil operasi itu menjadi lumpuh atau meninggal dunia. Tapi karena di dorong rasa sakit yang tidak dapat tertahan, saya percayakan pengobatan dan operasi itu kepada dokter muki. yang sebelum nya menyakin kan saya bahwa setelah operasi di lakukan dalam 24 jam saya dapat melakukan aktifitas kembali seperti sedia kala. Dan ternyata itu berhasil kamis malam saya di operasi dan sabtu sorenya sudah dapat pulang ke rumah.

Setelah itu saya kontrol balik dengan dua kali pertemuan dan seminggu kemudia sudah dapat kembali kerja dengan normal dan 2 minggu kemudian sudah dapat kembali mengendarai sepeda motor. Sampai sekarang effeck dari operasi tidak ada dan dapat kembali normal.

Mungkin dengan perantara Dokter Muki Allah telah memberikan saya kesembuhan. Terimakasih Dok atas bantuan untuk mempermudah penyembuhan saya.

Ngestu FK

Operasi Syaraf Kejepit/ HNP Tidaklah Selalu Menakutkan

Dari hasil MRI Agustus’09 saya terkena HNP di L5/S1 atau orang awam menyebutnya syaraf kejepit, besoknya dilakukan fisioterapi sampai beberapa kali dan diberi pain killer hilang nyerinya .. tapi ternyata hanya sementara saja. Beralih ke pengobatan alternatif, semua usulan dari teman/saudara sudah dicoba tapi tidak ada kemajuan ini membuat saya sangat frustasi dibuatnya.

Tak lepas terus berdoa dan hampir tiap hari saya browsing internet mengumpulkan informasi tentang HNP, puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT karena saya bisa mengetahui lebih dalam tentang penyakit ini dan bagaimana ternyata pengobatan dunia medis sudah banyak kemajuan saat ini. Tak sengaja saya menemukan website pribadi Dr Muki dari situ dijelaskan panjang lebar mengenai HNP dan pengobatannya … agak senang hati kecil ini karena ada sedikit harapan menuju kesembuhan. Beberapa hari kemudian kami konsul ke Dr Muki, tindakan yang tepat untuk kondisi saya adalah operasi karena herniasinya sudah cukup parah dan beliau meyakinkan dilakukan dengan Micro Endoscopic Disectomy – Minimal Invasive Surgery yaitu operasi dengan luka sayatan yang kecil dan waktu penyembuhannya relative lebih cepat dibandingkan tehnik bedah konvensional dan yang paling terpenting adalah lebih Aman. Akhirnya seminggu berikutnya tanggal 16 Dec’09 saya operasi, alhamdulilah semua berjalan lancar, setelah itu keluhan nyeri, kesemutan hilang. Saya berharap terus ada pemulihan .. hari ini adalah hari ke 14 pasca operasi dan semoga dapat sembuh kembali normal seperti sedia kala .. amin. Ternyata operasi tidaklah menakutkan seperti yang kita kira.

Terima kasih “Two Thumb up for you” Dok .. dan semoga mendapat balasan yang berlipat atas jasanya dan selalu dapat membatu sesama bagi yang membutuhkan.

“Pasien adalah teman kita” kata Dr. Muki. Karenanya beliau bukan hanya berusaha memberikan yang terbaik tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan pasiennya (salah satu tulisan dalam blog pribadinya). I like this quote – please keep with this spirit always and more success for you

0816 1889105

Lenni Cahyono

Sakit pinggang ibu saya sembuh

Tentang pengalaman ibu saya Ny. Suprihatin waktu itu ibu bilang sakit pinggang, sebenarnya sakit pinggangnya sih sudah lama, saya pikir memang sudah faktor usia karena ibu saya umurnya juga udah 64 tahun, tapi kok lama-lama malah tambah parah jadi malah sakitnya sampe ke kaki kiri dan malah jadi tak bisa jaln.

Saya bawa ibu saya berobat ke rumahsakit ke dokter Muki lalu kata beliau perlu di lakukan foto mRi lalu tenyta difoto sarafnya kejepit dipinggang kiri di area lumbal5 dan dianjurkan untuk operasi dengan suatu indoskopi.

ibu dioperasi dokter Muki saya kira lama. taunya cuma satu jam, katanya pake tehnologi yang mikroskopik jadi lukanya kecil. setelah operasi cuma dirawat satu hari di rumah sakit lalu boleh pulang dan ibu saya langsung bisa jalan lagi dan kata ibu enakan bisa kayak dulu sebelum sakit. sudah bisa ruku lagi gak sakit.. waktu balik lagi ke dokter muki oh saya liat jaitannya kecil. terimakasih ya dok semoga sukses. semoga pengalaman saya membantu untuk yang sakitnya sama kayak ibu saya.

budi_golva@yahoo.com
08118805252/081314766336

Buddy Hardjono

Fascii Plantaris

Pertengahan bulan Maret 2010, saya menderita nyeri tumit kiri yang teramat sangat. Awal nya saya hanya melakukan refleksi dan urut ringan namun nyeri semakin tidak tertahankan. Saya mencoba mencari dokter spesialis tulang karena perkiraan saya tidak ada kaitan nya dg pengapuran maupun asam urat.

Anak saya berhasil menemukan nama Dokter Muki dan Alhamdulillah tanggal 25 Maret 2010 saya bertemu beliau di RS Siaga Pasar Minggu. Belum lagi di periksa dan hanya melalui percakapan singkat, Dokter Muki sudah mengatakan saya menderita Fascii Plantaris.

Namun untuk lebih memastikan beliau meminta saya melakukan Rontgen sekaligus untuk kedua tumit kiri dan kanan. Ternyata benar, ada tulang tumbuh di kedua tumit kaki. Beliau memberi resep obat dan suntikan inflamasi pada sendi yang sakit sekaligus menjelaskan bahwa pengobatan untuk penyakit ini memakan waktu antara 6 – 8 minggu.

MasyaAllah……lama sekali. Alhamdulillah dengan mengikuti nasehat dokter memakai sepatu berhak sekitar 5 cm, melakukan relaksasi otot dan menurunkan berat badan, hanya 2 kali datang (sebenarnya 3x tapi karena saya harus berangkat ke Luar Kota sedangkan dokter sudah 1 jam belum datang, saya meninggalkan RS sakit) serta meminum obat yang di resepkan, akhir bulan April ini saya sembuh.

Mudah2an sembuh selama nya sehingga saya tidak perlu melakukan operasi meskipun dokter Muki sudah menjelaskan bahwa tindakan ini adalah the last resort untuk fascii plantaris.

Terima kasih dokter Muki, keterbukaan memberikan informasi membuat hubungan dokter dan pasien menjadi lebih dekat dan dokter memang beda.

Salam sukses

Terima kasih kepada anda yang sudah memberikan testimoni di website saya ini. Semoga kesehatan dan kebahagiaan senantiasa berlimpah pada kita dan segenap keluarga kita.

Dokter Muki

Silakan yang ingin memberikan testimoni dapat mengisi form di bawah ini, terima kasih.