Pada tulisan ini kami ingin melaporkan tentang kasus dimana pen yang terpasang terlalu lama dan tidak dilepas dapat menyebabkan masalah. Pemasangan pen pada kasus patah tulang umum dilakukan oleh dokter bedah tulang. Banyak orang yang belum tahu apa sih “PEN”.

Sebenarnya istilah “PEN” kami dapat dari obrolan 2 dimasyarakat yang dimaksud adalah implant yang dipasang pada tulang dengan maksud untuk mempertahankan kedudukan tulang dalam posisi yang benar (anatomis) sampai proses penulangan terjadi .

Tujuan pemasangan pen agar penderita lebih cepat melakukan aktifitas sehabis operasi dengan bantuan atau tanpa bantuan alat bantu. Banyak jenis pen yang dipakai di bidang Orthopedi, tergantung dari jenis tulang dan jenis patahan tulangnya, oleh sebab itu pada kasus yang berbeda sudah pasti jenis pen yang dipasang berbeda.

Di pasaran yang ada saat ini pen terbuat dari stainless steel atau titanium, sudah terbukti bahwa titanium lebih bagus dari stainless steel , karena reaksi penolakan tubuh hampir tidak ada dibanding stainless , lebih ringan dan lebih kuat, daya adhesi terhadap kuman lebih rendah dibanding stainless,sehingga memang Titanium lebih baik dari pada stainless, cuma saja harganya cukup mahal, dan stock di pasaran sedikit sehingga harus di pesan dulu, sehingga untuk kasus emergensi agak sulit kita lakukan.

Kalau untuk kasus patah jari tangan dan kaki memang di pasaran sudah banyak digunakan. Di bawah ini contoh jenis pen yang di pasang pada operasi tulang

Pada pen yang seperti contoh pada gambar umumnya terbuat dari stainless, dimana sifat reaksi penolakan tubuh lebih banding titanium dan daya adhesi kuman pada permukaan lebih tinggi,sehingga di anjurkan bila tulang sudah menyambung pen di lepas saja.

Keuntungan pelepasan pen adalah : membuat daya elastis tulang yang terpasang pen kembali seperti semula, tulang lbh kuat,mencegah terjadinya reaksi penolakan tubuh terhadap pen. Pada gambar ini kami laporkan contoh kasus rekasi penolakan setelah dipasang pen 17 tahun , dimana terjadi infeksi pada kulit di daerah sekitar pen yang dipasang.(pada kasus patah tulang kering)

Jadi kesimpulan sebaiknya pen dilepas setelah tulang menyambung (rata2 1 tahun), apalagi pada anak2 harus dilepas segera karena dapat mengganggu pertumbuhan tulang, khusus pada orang lanjut usia bila tidak ada keluhan tidak perlu, tapi lebih baik di lepas bila ada keluhan.