shoulder-arthroscopy1

Arthroscopy bahu adalah suatu prosedur tindakan operasi pada bahu dengan menggunakan kamera yang dihubungkan dengan monitor.

Seperti tindakan endoskopi lainnya, kelebihan tehnik ini adalah;

  • Sayatan minimal,
  • Aman,
  • Nyaman utk pasien serta
  • Perawatan 1 hari.

Penggunaan tehnik ini untuk kelainan-kelainan:

  • Cedera olah raga,
  • Kaku sendi (Frozen shoulder) yg gagal dgn cara konservatif,
  • Dislokasi bahu yang baru (fresh) atau lama (neglected) atau
  • Bahu yg sering keluar masuk(habitual dislokasi bahu),
  • Diagnostik kelainan sendi bahu,
  • Robekan otot atap bahu (rotator cuff tear),
  • Lesi Bankart,
  • Lesi SLAP,
  • Pengapuran sendi bahu,
  • Pecahan tulang lepas,
  • Impigment syndrom.

Prosedur yang dilakukan bila penderita akan dilakukan artroskopi bahu adalah sbb:

  1. Pre op evaluasi (cek darah, konsul2 sesuai kebutuhan)
  2. Pembiusan secara general
  3. Posisi saat tindakan penderita duduk, atau miring ke sisi yg sehat
  4. Perawatan 1 hari saja.
  5. Tangan pada sisi bahu yg dioperasi pakai gendongan
  6. Luka operasi 2 buah, 1 di depan dan belakang besar 4 mm (sayatan kecil)

Khusus pada kasus orang tua dengan keluhan bahu seperti :

  • Pengapuran sendi bahu,
  • Kekakuan sendi serta impigment sindrom oleh pengapuran AC Joint atau Ligamentum Coracoacromiale hasilnya cukup memuaskan.

Biaya operasi relatif tergantung rumah sakit ,pada RS jakarta sekitar 13juta – 15 juta rupiah (untuk kelas 3).