Selectif Nerve Blok

May 4, 2014 ortopedi 11 Comments

Selektif nerve blok atau disingkat SNB adalah suatu tindakan penyuntikan pada root saraf spinal , bertujuan untuk menghilangkan nyeri akibat penekanan root saraf pinggang akibat HNP atau inflamasi atau, penyempitan lubang saraf pinggang atau penyempitan lubang keluar saraf pinggang akibat proses pengapuran yang terjadi pada sendi yang terdapat pada tulang belakang.

p_13710471171Selain itu pula untuk memastikan lefel pada kasus HNP atau spinal stenosis yang lebih dari satu lefel penekanan, agar operasi yang akan dilakukan keberhasilannya maksimal.Juga untuk kasus -kasus yang sudah harus operasi tetapi ada masalah pada toleransi operasi dengan tujuan agar pasien lebih nyaman , tidak merasa nyeri.

Untuk melakukan tindakan ini tak ada persiapan khusus hanya saja untuk pasien yang mengalami riwayat hipertensi dan penggunaan obat pengencer darah sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu pada dokter jantungnya.

prosedur ini dilakukan tanpa pembiusan umum, dikerjakan di kamar operasi atau tidak yang penting ada alat C ARM yang bertugas membantu mengarahkan jarum suntik pada lokasi saraf yang dituju pada tulang belakang . Obat yang disuntikaan adalah steroid dikombinaskan dengan Xylocain/markain?bufifacain dll, tergantung onset yang akan dicapai.

prosedur ini membutuhkan waktu 15 – 30 menit, dan pasien perlu evaluasi di RS selama minimal 8 jam untuk meminimalisir efek samping obat.

beberapa efek samping yang pernah dijumpai pada kasus penyuntiksan SNB adalah tekanan darah meningkat, kaki lemah untuk sementara waktu, rasa baal pada daerah persarafan di tungkai pada lefel saraf yang disuntik.

lama durasi efek penyuntikan ini bervariasi dari 1 bulan sampai kasus kami yang terlama 3 tahun.

Untuk kasus2 nyeri hebat yang tidak berkurang dengan terapi obat , fisioterapi, akupuntur, mungkin akan sangat membantu.

About author:

11 Responses to “Selectif Nerve Blok”

  1. yuri says:

    dok apakah dampak kasus penyuntiksan SNB juga berlaku pada penyempitan saraf/syaraf kejepit dibagian leher? sehingga setelah operasi masih tetap merasakan nyeri dan rasa baal,karena orang tua saya sudah merasakannya hampir selama 2 tahun namun belum kunjung pulih

  2. Diah Suryani says:

    Selamat Pagi Dr Muki,

    Saya sudah 3 tahun menderita HNP, sudah berbagai cara saya lakukan untuk menyembuhkan atau mengurangi sakitnya tapi tidak ada dampaknya. Setiap hari saya merasakan sakit dan ketidaknyaman terutama saat setiap bangun tidur atau rebahan di tempat tidur. Pinggang nyeri, ga bisa untuk bungkuk sehingga susah beraktifitas dengan normal. Efek yang paling berasa adalah kaki kanan, karena hampir setiap hari merasakan pegal2 tidak enak sekali. Dan saya tidak kuat jalan2 lama lebih dari 2-3 jam. Apakah dengan pengobatan SNB bisa menyembuhkan karena terus terang saya takut operasi tapi saya takut juga efeknya kalau didiemkan bisa berakibat kelumpuhan.
    Mohon saran dan masukannya Dok.

    Terima kasih
    Salam
    Diah Suryani

  3. lucky hakim says:

    Assalamualaikum wr wb.dok saya punya keluhan sdh beberapa tahun pd bokong kanan sampai betis apabila di buat berdiri atau jln sampai 1jam lebih rasanya sakit sekali ( cenut-cenut) dan pada betis rasanya kalau diraba sprt tebal atau seperti kesemutan.sakit apa ini dok dan saya harus berobat kemana. Trima kasih

  4. salman says:

    Dok, istri saya sudah mengalami 2x tindakan operasi cervical, pertama operasi di palembang dan 9 bulan kemudian dilakukan operasi rekonstruksi implan yg terlepas, pasca operasi ke dua kondisi nya setiap hari menahan sakit yg hebat pada pundak dan leher..sedangkan secara keseluruhan istri sudah mengalami kelumpuhan semenjak kecelakaan tsb, menurut dokter apakah penyebab sekitaran pundak dan lehernya sakit yg begitu hebat tsb

  5. silvanus adiwiyoto says:

    Yth Bapak Dr Muki Partono.
    Terima kasih atas dibacanya email kami ini.Nama Silvanus Adiwiyoto umur 63 tahun.
    Kami sudah lama terasa sakit pinggang, namun baru sekarang ini kami bekerja di project di kalimantan timur, merasakan sakit yang begitu dahsyat, dari pinggang sampai kaki. Lalu kami check di RS Abdul Wahap Syahrani ( RS PemDa ).menggunakan BPJS.Dr tulang kami, dapat dibolehkan pemeriksaan dengan MRI ( Mahnetic Resonance Imaging ) .Hasilnya seperti berikut :
    :MRI :Lumbosacral irisan axial, coronal dan sagital pada T1 dan T2 serta Mylografi menunjukkan:
    Kesimpulan :1.Tampak gambaran protuded – extruded ( grade II – III ) dari discus
    intervertebralis Lumbal 3 – 4 dan grade I – II setinggi discus intervertebralis Lumba 4 – 5 yang menyebabkan pendesakan dari Lumbal cord kearah posterior – medial kanan ( dominan )
    HNP grade II – III setinggi discus VL 3 – 4 ,grade I – II setinggi discus VL 4 – 5 mediolateral dextra.
    2. Tak tampak kompressi dari corpus VL maupun spondilolisthesis ( – ).
    3. Pada Mylografi tampak indentasi setinggi VL 3 – 4 , 4 – 5 dextra.
    4. Tak nampak penebalan / calcifikasi dari lig flavum ( – ).
    5. Tak tampak penekanan dari radix akar syaraf.

    Demikian bacaan dari hasil MRI. Lalu saya ke Dr rehab medik
    Saya diberi obat , puasa dulu 8 jam lalu minum BONVIVA 150 mg.Ibandronic Acid.

    Mohon tanggapan, pertolongan dan pendapat dari Bapak Dr Muki Partono
    Terima kasih
    hormat kami
    silvanus adiwiyoto.

    • Muki Partono says:

      saran sebaiknya kami periksa secara klinis hasil MRI belum tentu sama dengan keluhan klinis bapak jd tdk bisa jd patokan , kami tdk bisa memberi saran

  6. Eddy says:

    Selamat siang dok,
    Isteri saya 68 thn. telah menjalani operasi HNP Cervical level C5-C6 pada bulan Agustus 2014.Operasinya di RS Pondok Indah Jakarta. Menurut dokternya selain pembersihan HNP,juga pengikisan kerak2 pengapuran. Kemudian dipasangi implant (merek Johnsons).
    Rawat inap 3 hari.Operasinya dilakukan dari arah depan (kerongkongan).

    Masalahnya:
    Segera setelah pulih (sadar kembali) dari pembiusan isteri saya mengalami rasa pusing,
    benda2 didalam kamar seolah berputar semuanyqa. Tapi menurut dokter operatornya itu
    disebabkan karena sisa2 obat bius,nantinya akan hilang.
    Ternyata tidak demikian halnya. Suster disuruh berikan obat anti pusing barulah sembuh.

    Selanjutnya pada hari berikutnya sampai sekarang pusing2 ini sering kambuh lagi (sudah 5
    bulan pasca operasi).serangan pusing ini lebih banyak muncul kalau posisi berbaring,sehingga isteri saya jadi takut berbaring atapun merunduk.
    Obat2-an yg diberikan dr. sebagai berikut: Sitanid 2 mg, Saldiar FC, Bone One 1 mg..
    Bonepatit 800., Sumagesic 600 mg. Abbocath 600 mg., Betasere 24, Frego 10 mg.
    Tebokan 40 mg. Namun satu cure habis tapi tidak sembuh.

    Dirujuk kedokter internis hasil diagnose semua baik2 aja.
    Saya bawa konsult ke dokter ahli saraf, didiagnose urat saraf leher mungkin masih stress
    dan kaku akibat lama menderita HNP dan baru dioperasi setelah 12 tahun.
    Disarankan olahraga leher putar kiri-kanan tapi jangan mendongak. Hasilnya nihil

    Pertanyaan:
    Mohon dokter evaluasi uraian saya tsb diatas dan saya mohon saran dokter apa yang harus
    dilakukan. Terima kasih banyak atas perhatiannya dokter.

Leave a Reply

Sorry, you can not to browse this website.

Because you are using an outdated version of MS Internet Explorer. For a better experience using websites, please upgrade to a modern web browser.

Mozilla Firefox Microsoft Internet Explorer Apple Safari Google Chrome