nyeri pada tulang ekor

siang dok….
akhir-akhir ini saya sering merasakan sakit pada tulang ekor saya. rasa nyeri itu mencul ketika saya akan berdiri setelah duduk. saya juga tidak pernah jatuh.
apa yang terjadi dengan saya dok?

jawab : sebaiknya kami periksa dulu, bisa banyak sebab, mudah2an tdk ada kelainan yg berarti

About author:

12 Responses to “nyeri pada tulang ekor”

  1. isa says:

    dok, klo saya mw konsul itu sebaiknya saya konsul ke dokter sp ortopedi tw sp saraf.
    tpi nyei yg saya rasakan kira2 berada pada skala 2

  2. isa says:

    emang ga terlalu nyeri c dok..
    cuma saya merasa kurang nyaman saja.
    saya pernah nanya ke dokter, tpi saya disuruh banyak minum air putih.itu berpengaruh ga????
    klo minum susu yang mengandung kalsium tinggi spt hilo atau anlene itu mempengaruhi jga ga c dok sebenarnya????soalnya kata ibu saya dia jga dulu merasa seperti itu, tapi setelah minum susu nyerinya berkurang. tpi saya minum susu jga tetap aj nyeri. makasih dok.

  3. eya says:

    DOK.SAYA MAU TANYA
    tulang ekor saya sudah 3 bulan terakhir ini terasa sangat sakit ketika hendak berdiri…memang akhir akhir ini saya sering duduk di lantai berjam jam.
    terima kasih sebelumnya…..DOK.

  4. Mizah says:

    Sya pun mengalami hal yg sama apa yg ditanyakan sblumnya.,apakah itu pnyebab klainan ginjal atau apa ya dok?

    • muki partono says:

      belum tentu dari ginjal, bila keluhan akibat kelainan ginjal biasanya nyerinya periodik, hilang timbul dan tdk terpengaruh oleh gerakan badan

  5. lara says:

    Dear Dokter Muki,

    Saya wanita usia 41 tahun. Sudah 10 hari ini saya merasakan sakit di daerah punggung bawah (dekat tulang ekor). Awalnya saya merasa sakit setelah bangun tidur pagi hari, seperti kaku otot. Sekarang ini, saya jadi susah duduk lama (terutama di kursi yg tanpa busa), dan juga agak susah untuk membungkuk, serta susah untuk bisa meluruskan kaki saya ketika duduk di lantai dengan posisi duduk tegak. Apabila saya sdg mengendarai mobil, saya merasakan nyeri juga ketika harus menekan pedal kopling. Dua hari yg lalu saya diberi obat untuk pereda nyeri saraf. Setelah minum obat tersebut, nyeri berkurang. Tapi jika pengaruh obat habis, nyeri itu muncul lagi. Semalam saya coba minum CDR Fortos. Ketika bangun saya tidak begitu merasakan nyeri. Tapi ketika saya melakukan senam ringan, nyeri dan kaku itu terasa lagi.
    Ini gejala penyakit apa ya, Dok? Apa yang harus saya lakukan? Terima kasih sekali atas bantuannya.

    • muki partono says:

      anda menderita LBP dengan kecurigaan akibat HNP sebaiknya periksakan ke dokter tulang, perlu rontgen tulang belakangnya

      • lara says:

        Terima kasih banyak atas diagnosa dan sarannya, Dok. Selain itu, untuk mengantisipasi keberlanjutan penyakit ini, apakah ada saran secara alami? Misalnya olah raga ataupun pola makan? Oh iya Dok, BB saya 37 dan TB 150.
        Kemudian, apakah ada akibat lain dari LBP ini? Terima kasih.

  6. ato says:

    Dear Pak dokter Muki Partono,
    Sudah 2 bulan ini, daerah sekitar tulang ekor, terasa kaku saat duduk. Terlebih jika hendak bangkit dari duduk terasa kaku dan sakit. Jika batuk dan bersin juga berpengaruh pada daerah tsb.
    Saya sudah ke dokter umum dan di rujuk ke dokter bedah umum. Sudah di colok anus saya, katanya tidak ada bisul atau luka.
    Diberi obat Voltaren SR 75 mg dan vitamin Neurobion. Sakitnya agak berkurang dan setelah habis, sakit lagi. Bagaimana dokter tindakan selanjutnya? apa perlu rontgen dan pemeriksaan yang lain ?
    Apa itu penyakit LBP dan HNP ? Tingi badan 167cm BB 65 kg.Mohon penjelasan pak dokter. Terima kasih.

    • muki partono says:

      anda menderita LBP belum tentu krn HNP sebaiknya diperiksakan ke dokter tulang, utk diperiksa secara klinis lbh dulu dan bila diperlukan diperiksakan foto rontgen dan MRI lumbal

Leave a Reply

Sorry, you can not to browse this website.

Because you are using an outdated version of MS Internet Explorer. For a better experience using websites, please upgrade to a modern web browser.

Mozilla Firefox Microsoft Internet Explorer Apple Safari Google Chrome