Mengenal Osteoporosis

September 1, 2009 ortopedi, Osteoporosis 48 Comments

Osteoporosis, atau tulang keropos adalah suatu penyakit yang ditandai dengan massa tulang yang rendah dan kerusakan struktur dari jaringan tulang, menyebabkan keregasan tulang dan meningkatkan resiko terjadinya fraktur (patah tulang) terutama pada tulang paha, tulang belakang dan tulang lengan.

Insidennya dapat terjadi pada wanita dan laki-laki, dan merupakan suatu penyakit yang dapat dicegah dan diobati.

Apa itu tulang ?

osteoporosisTulang merupakan jaringan yang hidup dan tumbuh.  Tulang terdiri sebagian besar dari kolagen, suatu protein yang membentuk rangka tulang yang lunak dan kalsium fosfat merupakan mineral yang membuat keras dan kuat rangka tersebut.

Kombinasi dari kolagen dan kalsium membuat tulang lentur dan kuat,  yang akan membantu menahan tekanan. Lebih dari 99% dari kalsium tubuh terdapat pada  tulang dan gigi, sisanya 1 % terdapat pada darah.

Selama hidup anda, tulang yang tua disingkirkan (resorpsi) dan tulang yang baru dibentuk pada rangka (formasi). Selama masa anak-anak  dan remaja, tulang baru di bentuk lebih cepat daripada tulang lama (yang disingkirkan), sehingga tulang menjadi lebih besar, berat dan padat. Formasi tulang lebih cepat dibandingan resorpsi tulang sampai massa tulang puncak (kekuatan dan kepadatan tulang maksimum) yang dicapai sekitar usia 30. Setelah usia ini, resorpsi tulang akan melampaui formasi tulang.

Untuk wanita, kehilangan massa tulang paling cepat terjadi setelah menoupause dan hal itu berlanjut terus. Osteoporosis yang sebagian besar mempengaruhi wanita juga mempengaruhi laki-laki yang akan berkembang ketika resorpsi tulang terjadi terlalu cepat atau ketika formasi terjadi terlalu lambat. Osteoporosis kemungkinan akan terjadi jika anda tidak mencapai massa tulang puncak selama waktu pembentukan tulang.

FAKTOR-FAKTOR RESIKO YANG TIDAK DAPAT ANDA UBAH :

  • JENIS KELAMIN - kemungkinan anda terkena osteoporosis lebih besar bila wanita. Wanita memiliki jaringan tulang yang kurang dan kehilangan tulang lebih cepat dibandingkan pria oleh karena perubahan yang terjadi terkait menopause.
  • USIA – semakin tua usia anda, resiko anda terkena osteoporosis semakin besar. Tulang anda menjadi lebih tipis dan lemah seperti bertambahnya usia anda.
  • UKURAN TUBUH – wanita dengan tulang yang tipis dan kecil memiliki resiko yang lebih besar
  • RAS – wanita Asia dan Kaukasia memiliki resiko yang paling tinggi. Wanita Afro-Amerika dan Hispanik memiliki resiko yang lebih rendah akan tetapi resiko yang signifikan.
  • SEJARAH KELUARGA – resiko fraktur dapat terjadi karena bagian dari keturunan. Anda yang memiliki orang tua dengan sejarah terjadinya fraktur, kemungkinan juga akan terjadi penurunan massa tulang dan beresiko terjadi fraktur

FAKTOR-FAKTOR RESIKO YANG DAPAT ANDA UBAH :

HORMON SEX – Ketiadaan menstruasi yang abnormal pada periode menstruasi (amenorrhea), kadar estrogen yang rendah (menoupause) dan kadar testoteron pada laki-laki yang rendah dapat membawa kepada osteoporosis.

ANOREKSIA NERVOSA- Ditandai dengan rasa takut yang tidak rasional akan kelebihan berat badan, kelainan pola makan ini dapat meningkatkan resiko osteoporosis

ASUPAN KALSIUM DAN VITAMIN D – Pola makan yang rendah kalsium dan vitamin D akan membuat anda cenderung kehilangan massa tulang.

PENGGUNAAN OBAT-OBATAN – Penggunaan jangka panjang glukokortikoid dan beberapa anti konvulsan dapat menyebabkan terjadinya kehilangan kepadatan tulang dan fraktur

GAYA HIDUP – Gaya hidup yang tidak aktif atau istirahat berbaring yang lama akan cenderung untuk melemahkan tulang

MEROKOK – Rokok buruk untuk tulang, juga untuk jantung dan paru-paru

ASUPAN ALKOHOL – Konsumsi alkohol yang berlebihan akan meningkatkan resiko kehilangan tulang dan fraktur

PENCEGAHAN

Untuk mencapai massa tulang yang optimal dan pembentukan jaringan tulang yang terus menerus, terdapat beberapa faktor yang harus anda pertimbangkan :

KALSIUM :

Suplai kalsium yang tidak mencukupi akan memiliki andil terjadi osteoporosis. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa rendahnya asupan kalsium dikaitkan dengan rendahnya massa tulang, kehilangan tulang yang cepat, dan angka kejadian fraktur yang tinggi.

Sumber kalsium yang baik termasuk produk susu rendah lemak seperti : susu, yogurt, keju dan es krim; sayuran berdaun hijau tua seperti : brokoli, bayam,  sayuran lainnya; ikan sardin dan salmon dengan tulangnya; tahu; kacang almond; dan makanan yang diperkaya dengan kalsium, seperti jus jeruk, sereal dan roti.

REKOMENDASI ASUPAN KALSIUM (mg/hari)

NATIONAL ACADEMY OF SCIENCES (1997)

osteoporosis

VITAMIN D :

Vitamin D memainkan peranan penting pada penyerapan kalsium dan kesehatan tulang. Vitamin D secara alami dibentuk di kulit melalui paparan sinar matahari. Sementara banyak orang yang mampu mendapat cukup vitamin D secara alami, ada beberapa penelitian memperlihatkan produksi vitamin D menurun pada manula, pada orang yang lebih banyak berada di dalam rumah dan pada orang-orang  selama musim dingin.  Tergantung pada situasi , anda mungkin memerlukan supplemen untuk memastikan asupan vitamin D harian antara 400-800 UI (Unit Internasional).

LATIHAN :

Seperti halnya otot, tulang merupakan jaringan hidup yang memiliki respon terhadap latihan dengan menjadi lebih kuat. Latihan beban merupakan yang terbaik untuk tulang anda sebab akan memaksa anda melawan gravitasi. misal : jalan-jalan, mendaki, jogging, menaiki tangga, latihan beban, tenis dan dansa.

MEROKOK :

Merokok berakibat buruk pada tulang anda, juga jantung dan paru-paru. Wanita yang merokok memiliki kadar estrogen yang lebih rendah dibandingkan bukan perokok dan mereka sering mendapat menopause lebih dini. Merokok juga menyebabkan penyerapan kalsium dari makanan rendah.

ALKOHOL :

Konsumsi alkohol secara rutin 2 – 3 ons sehari dapat merusak tulang rangka, bahkan pada pria dan wanita muda. Mereka yang peminum berat lebih cenderung kehilangan tulang dan fraktur, sebab selain karena nutrisi yang buruk dan juga meningkatkan resiko terjatuh.

OBAT-OBATAN YANG MENYEBABKAN KEHILANGAN TULANG :

Penggunaan jangka panjang panjang:

Glukokortikoid (obat yang banyak diresepkan berbagai penyakit termasuk : arthritis, asthma, penyakit Crohn, lupus dan penyakit lain pada paru-paru, ginjal dan hati) dapat menyebabkan kehilangan kepadatan tulang dan fraktur.

Phenytoin dan barbiturat; obat anti kejang.

Gonadotropin Releasing Hormon (GnRH) yang digunakan untuk mengobati endometriosis.

Preparat alumunium untuk antasida; pengobatan kanker tertentu dan kelebihan hormon tiroid.

GEJALA-GEJALA

Osteoporosis sering disebut “silent disease” karena kehilangan tulang terjadi tanpa gejala. Orang mungkin tidak mengetahui bahwa mereka terkena osteoporosis sampai tulang mereka menjadi lemah sehingga bila mendadak adanya ketegangan pada tulang, tabrakan dan terjatuh akan menyebabkan faktur pada tulang seperti pada tulang paha atau kolaps tulang belakang. Kolaps tulang belakang biasanya dimulai dengan rasa sakit yang parah dibagian punggung, kehilangan tinggi atau kelainan (deformitas) tulang belakang seperti kiposis (postur tubuh bongkok yang parah)

DETEKSI

Berkenaan dengan pengukuran medis yang lengkap, dokter anda mungkin merekomendasikan bahwa massa tulang anda untuk diukur. Pengukuran dengan alat ukur BMD (Bone Mineral Density) merupakan cara terbaik untuk menentukan kesehatan tulang anda.

Pengukuran BMD dapat mengindentifikasi osteoporosis, menentukan resiko  terjadinya fraktur dan mengukur respon pengobatan osteoporosis yang dijalani.

Alat BMD digunakan sebagai :

  • Mendeteksi kepadatan tulang yang rendah sebelum terjadinya fraktur
  • Menegakkan diagnosa osteoporosis jika anda telah mengalami satu atau lebih fraktur
  • Memperkirakan kemungkinan fraktur di masa mendatang
  • Menentukan kehilangan angka tulang anda dan/ atau memonitor manfaat dari pengobatan jika pengukuran dilakukan pada dengan interval satu tahun atau lebih.

PENGOBATAN

Program pengobatan osteoporosis yang menyeluruh termasuk perhatian atas nutrisi yang seharusnya, latihan dan perihal keamanan untuk mencegah terjatuh yang dapat mengakibatkan fraktur. Sebagai tambahan, dokter anda mungkin meresepkan suatu pengobatan untuk mencegah atau menghentikan kehilangan tulang, meningkatkan massa tulang dan mengurangi resiko terjadinya fraktur.

NUTRISI

Makanan yang kita makan mengandung berbagai vitamin, mineral dan nutrien lain yang penting untuk membantu agar tubuh tetap sehat. Seluruh nutrien ini diperlukan secara seimbang, khususnya kalsium dan vitamin D diperlukan untuk memperkuat tulang, jantung anda, otot dan fungsi saraf secara alami.

LATIHAN

Latihan merupakan komponen penting untuk program pencegahan dan pengobatan osteoporosis. Latihan tidak hanya meningkatkan kesehatan tulang anda, tetapi juga meningkatkan kekuatan otot, koordinasi dan keseimbangan  sehingga secara keseluruhan menjadi lebih baik. Latihan itu baik untuk seseorang dengan osteoporosis, sebaiknya jangan mendadak melakukan latihan yang menyebabkan ketegangan pada tulang secara berlebihan, dokter anda dapat merekomendasikan latihan yang spesifik untuk memperkuat dan mendukung punggung anda.

TERAPI PENGOBATAN

Saat ini alendronate, raloxifen, risedronate dan ibandronate disetujui oleh FDA (AS) untuk mencegah dan mengobati osteoporosis pasca menopause. Teriparatide disetujui untuk mengobati osteoporosis pada wanita pasca menopause dan laki-laki yang beresiko tinggi terjadinya fraktur.  Terapi hormon/estrogen (TH/TE) disetujui untuk mencegah osteoporosis pasca menoupause dan kalsitonin disetujui untuk pengobatan. Sebagai tambahan, baik alendronate dan risedronate disetujui untuk digunakan oleh laki-laki dan wanita pada osteoporosis yang disebabkan glukokortikoid.

PENCEGAHAN TERJATUH

 

Pencegahan terjatuh merupakan perhatian khusus ditujukan untuk laki-laki dan wanita dengan osteoporosis. Terjatuh dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya fraktur pada tulang paha, tulang lengan, tulang belakang atau bagian lain dari rangka. Selain faktor-faktor lingkungan di bawah ini, terjatuh dapat juga disebabkan oleh gangguan pengelihatan dan atau keseimbangan, penyakit kronis yang mempengaruhi mental atau fungsi fisik dan pengobatan tertentu, seperti obat yang menyebabkan mengantuk dan obat anti depresi. Hal ini penting agar anda yang mengalami osteoporosis dapat lebih perduli pada perubahan fisik yang mempengaruhi keseimbangan dan gaya berjalan serta mau mendiskusikan perubahan tersebut dengan penyedia jasa kesehatan. Berikut ini beberapa tips untuk membantu mengurangi faktor lingkungan sekitar yang akan menyebabkan terjatuh.

DI LUAR RUANGAN :

  • Gunakan tongkat atau alat bantu berjalan untuk menambah keseimbangan
  • Gunakan sol sepatu dari karet untuk lebih melekat
  • Berjalan di atas rumput bila jalan yang akan dilalui licin
  • Hati-hati dengan lantai yang mengkilat, akan menjadi licin dan berbahaya jika basah
  • Gunakan alas plastik atau karpet bila memungkinkan

DI DALAM RUANGAN :

  • Menjaga ruangan bebas dari sandungan, khususnya di atas lantai
  • Menjaga permukaan lantai tetap halus tetapi tidak licin
  • Gunakan alat bantu, sepatu tumit rendah bahkan ketika di rumah
  • Hindari berjalan hanya menggunakan kaos kaki saja, stoking atau bahan yang licin
  • Pastikan bagian belakang karpet atau permadani anti licin atau melekat pada lantai
  • Pastikan ruangan tangga baik penerangannya dan tangga memiliki pengangan tangan dikedua belah sisinya.
  • Pasang untuk pegangan tangan pada dinding kamar mandi dekat bak mandi, shower dan toilet
  • Gunakan keset karet pada tempat shower atau bak mandi
  • Simpan lampu senter dengan baterai yang masih baik kondisinya di samping tempat tidur anda
  • Jika menggunakan  tangga portable untuk menggapai ketinggian yang sulit dijangkau, gunakan tangga portable yang kokoh yang memiliki pengangan tangan dan anak tangga yang lebar
  • Tambahkan pegangan di langit-langit pada ruangan yang diterangi oleh lampu
  • Pertimbangkan untuk membeli telepon tanpa kabel sehingga anda tidak harus tergesa-gesa untuk menjawab telepon ketika berbunyi, atau anda juga dapat memanggil bantuan jika terjatuh.

( Referensi : National Institutes of Health, Osteoporosis and Related Bone Diseases ~ ,National Resource Center, US Departement of Health and Human Services)

Tulisan ini bagian dari  “PEDULI OSTEOPOROSIS”

——– OSTEOPOROSIS…, YES WE CARE ——-

About author:

48 Responses to “Mengenal Osteoporosis”

  1. Omiyan says:

    dok maaf keluar dari topik diatas

    saya sedang mencari cara untuk menanagani kondisi kaki anak saya yang mengalami kelainan flat foot sebaiknya apa yang saya lakukan

    makasih bayank dok

  2. yalvy says:

    Dok saya mau minta informasi,

    Anak saya di diagnosa osteogenesis imperfecta, terapi yang dianjurkan adalah biphosphonate, namun setelah saya cari referensi di internet mengenai metode pengobatan biphosphonate ini, ternyata mempunyai efek samping yang berat dimana akan menimbulkan gangguan di rahang mulut serta gangguan pertumbuhan gigi. Apakah ada cara lain selain menggunakan terapi biphosphonate tsbt buat anak saya. Informasi anak saya berusia 5 thn perempuan.

    Terimakasih atas infonya ya dok, saya tunggu segera.

  3. Tri Waluyo says:

    Selamat pagi dok.

    Dok.saya berusia 29 tahun,pada saya periksa osteoporosis kenapa kaki kiri saya lebih baik dari kaki kanan,saya tidak kidal.mohon penjelasannya.terima kasih

    • muki partono says:

      tidak ada hubungan antara kidal atau kanan dgn kondisi kaki, jd bisa saja satu leih baik dr sisi yg lain , mungkin saja kaki yg baik lbh dominan tanpa anda sadari jd hslnya lbh bagus

  4. lorent says:

    dok,mau tanya..saya mahasiswa kedokteran..jadi ada tgs untuk penelitian ttg hub.asupan kalsium terhadap kejadian osteoporosis pd wanita menopause,alat ukur untuk tau asupan kalsium nya cukup ato ga drmana ya dok?apa cukup dr tabel daftar bhn makanan kalsium aja ato perlu BDT juga?
    makasih sebelumnya dok :)

    • muki partono says:

      untuk tahu asupannya cukup atau tdk agak sulit, krn wanita yg menopause tdk cukup hanya kalsium, tapi perlu tambahan bifosfonat, untuk mengukur asupan kalsium cukup patokan dr tabel saja , tapi kalau menilai apakah asupan yg diminum sampai pd tulang banyak parameternya

  5. Herlin says:

    Dok, Ibu saya berusia 55 th dan sampai sekarang masih menstrulasi. Beliau selalu mengeluh lutut kakinya yang sakit hampir kedua kakinya meskipun yang terasa sakit sekali sebelah kanan.
    Yang menjadi pertanyaan saya apakah ibu saya mengalami osteoporis?? dan bagaimana pengobatan yang tidak memakan biaya yang mahal ?
    Terima kasih Dok..

    • muki partono says:

      ibu anda menderita osteoartitis bukan osteoporosisi yang murah beri konsumsi ceker ayam , turunkan berat badan , exercise dgn sepeda statis

  6. Awal says:

    Dok.aku awal dr bengkulu mau tanya?bpk saya usia 55 thn skarang menderita sakit pinggang,dan lengan paha kaki dua2nya.tiap dibwa berbaring rasa sakit itu hilang,tp kalo dibawa atau dipakai jalan terasa sakit,dan tak kuat menahan atau menopang tbuh lg.pertnyaan saya dok..
    Apa bpk saya menderita ostouporosis..dan bgmna pencegahanya atau obatny apa,

  7. yunita says:

    dok, saya ini mahasiswa semester akhir desain produk.. saya berencana menancang alat bantu lansia naik tangga.. penyebabnya lansia sulit berjalan itu apa saja dok, selain ostioporosis?..
    menrt doktek apa yg perlu diperhatikan pada perancangan produk saya ini?..
    terima kasih sebelumnya dok…=)

    • muki partono says:

      pada kasus lancia memang cukup sulit terutama yg jadi masalah adalah balancing dan kekuatan otot yg sdh menurun, dan kegiatan naik tangga perlu kekuatan otot paha yg normal, mungkin kalau anda bisa ciptakan yg membantu kekuatan lututnya

  8. Dok.. Sy wanita umur 22 tahun, sy sering pusing sy pernh dirongent kta dktr tulang sy seperti umur 30 tahun dan di diagnosa syaraf terjepit di leher. Ap yg sebaikny sy lakukan untuk memperbaiki tulang dan kondisi syaraf di leher sy. Trima kash dok

  9. Poppy says:

    Pagi Dok. Saya, ibu dari 1 anak, usia 50 tahun. Menstrual period saya 2 tahun terakhir mulai kurang teratur. Jaraknya yang semula sekitar 29 hari bisa menjadi 50-60 hari. Keluarnya pun mulai sedikit, kadang-kadang hanya samar- samar. Tinggi saya 168 cm, berat badan 62 kg. Saya latihan di gym 2-3x seminggu (latihan beban dg personal trainer). Saya dari kecil tidak suka susu dan keju. Khawatir dengan osteoporosis, apa saya bisa cek massa tulang saya dengan DXA? Apa keuntungan menjalani tes ini? Apa keburukannya? Kalau saya tes di RS Jakarta, apakah harus konsultasi dengan dokter dulu atau bisa langsung? Terima kasih, Dok. Salam.

    • muki partono says:

      keuntungannya anda tahu posisi kepadatan tulang anda apakah masih normal atau sdh berkurang atau sdh osteoporosis, keburukannya tak ada , efeknya sama dgn kalau kita lakukan foto rontgen biasa, kalau mau test sebaiknya ke dokter dulu atau kalau mau langsung juga boleh dan setelah ada hasil sebaiknya dikonsultasikan ke dokter

  10. pera malinda says:

    hai dok , salam kenal :) aku mahasiswi yg berumur 17 tahun namun posisi tulang belakangku sudah bongkok.Hal ini membuat ku malu jika tampil di depan umum , aku sudah berusaha untuk tidak bongkok namun hal itu susah sekali bahkan aku putus asa.Apa yg harus aku lakukan , dok ? apakah aku harus ke dokter tulang ? kira – kira untuk konsultasi ke dokter tulang biayanya berapa ?

    • muki partono says:

      Sebaiknya anda konsultasi ke dokter tulang yg biasa menangani kasus scoliosis spt anda , biaya relatif tergantung rsnya

  11. TORUAN says:

    Hi dokter,

    Ibu saya berusia 72 tahun dan saat ini cukup mengalami kesehatan yang mengganggu dia. menurut beliau, dia merasakan sakit yang luar biasa sperti “nyut-nyutan” dan itu sakit sekali, dampai2 beliau sempat 2 minggu tidak bisa bergerak dari tempapt tidurnya. akan tetapi sekarang kondisinya sedikit membaik telah mengkonsumsi vitamin untuk tulang. Pertanyaan saya, apakah beliau terkena ostereporosis ? apa yang harus saya lakukan sebaiknya sekarang. mohon responnya dokter, terimakasih banyak

    • muki partono says:

      Sebaiknya periksakan BDM pada ibu anda untuk menilai kondisi tulangnya, dan konsums kalsium dan vitamin D3 dilanjutkan saja,respon pengobatan butuh waktu tdk langsung sembuh

    • muki partono says:

      Sebaiknya diperiksakan BDM untuk menilai keroposan tulangnya

  12. pipit moenawir says:

    Ass, mau tanya Dok, saya pernah terpleset dan jatuh dengan posisi kaki kiri saat itu mencoba seimbang, menopang badan agar tidak jatuh (nah padaakhirnya jatuh sih) nah selama 3 bulan saya jalan nyaris diseret, ngk pernah dipijet karna takut. Thn pertama ok aja pas thn ke 3 sampai sekarang klo u/ jln kaki kiri dari pinggang rasanya sakit dan pegel sekali, kira2 masih bisa diobatin dengan cara medis ngk? bisa kasih rekomendasi RS, saya tinggal di JKt usia saya 42 (wanita) thx dok

    • muki partono says:

      Anda mengalami gejala penekanan saraf pinggang bisa akibat jatuh, sebaiknya diperiksakan ke dokter tulang, kami tunggu di tempat praktek, baca pada kolom JADWAL PRAKtEK

  13. fanny says:

    Saya mau bertanya ttg keluhan ibu sy, umur 73 th :
    1. Lutut selalu nyeri (hasil foto lutut menunjukkan bantalan lutut sdh menipis, tampak hanya tulang)
    2. Antara ibu jari dan jari telunjuk kaki kanan tumbuh tulang, nyeri s/d betis, dibuat jalan sakit sekali
    Obat yg pernah diminum : Lyrica 75mg (tidak tahan, jatuh hampir pingsan), Ultravert (pusing sekali), Voltaren SR 75mg dan utk lutut msh minum MOVEFREE (supplemen yg ada glucosamin).
    Mohon pendapat dan saran dokter atas case ibu sy ini. Terima kasih.

    • muki partono says:

      kalau melihat ceritanya ibu anda menderita 2 masalah , OA lutut yg sdh lanjut dan kelainan bentuk kaki yg kita sebut HALLUX VALGUS, kedua kelainan ini menyebabkan gangguan berjalan ibu anda, sebaiknya kami periksa utk memastikan kelainan dan mengobatinya agar berjalannya jd lbh baik

  14. lee says:

    Saya wanita berusia 37 tahun, suatu ketika di Mall saya mencoba melakukan test osteoporosis menggunakan usg di kaki. dan menurut petugas tsb masa tulang saya -47 yang sudah masuk dalam kategori osteoporosis. Pertanyaan saya adalah :
    1. Apakah masa tulang saya dapat diperbaiki ?
    2. untuk melakukan Test BMD , saya harus konsultasi ke mana ?
    3. Apalah dengan olahraga jalan kaki dan minum kalsium 500mg tiap hari dapat memperbaiki masa tulang saya dan menaikan nilai nya ?
    terima kasih atas sarannya Dok.

    • muki partono says:

      test yg dilakukan di MALL tdk akurat itu hanay screenign, sebaiknay anda lanjutkan dengan pemeriksaan BDM GE LuNar atau DEXA, bisa anda datang ke rS SIAGA DAN RS JAKARTA, ya

  15. reski says:

    hai dok, sy perempuan berusia 18tahun,sy memiliki pen/besi pada sendi siku tangan kanan. Apakah pen/besi dapat menghambat pertumbuhan tinggi badan?

  16. indah says:

    Selamat pagi Dok, saya (indah)usia 51 tahun, mau minta info, kalau ke belakang (BAB)setelah keluar tulang belakang saya terasa sakit, apa itu gejala oseoporosis/penyakit lain, dan kalau minum obat Kalsium dianjurkan setiap hari/selang waktu.

    terimakasih dokter.

  17. ari says:

    Dok, saya wanita 45 th
    beberapa bulan terkhir ini lutut saya kalau habis duduk bersila , rasanya sakit sekali waktu diluruskan kembali. tumit sampai betis juga sering terasa nyeri tiba-tiba.
    kenapa ya dok, kalau periksa kedokter kemana ya dok.
    Teriam kasih.

  18. wiwiek says:

    Dok, saya punya anak yg berusia 13bulan. yg di diagnosis flat foot dan memiliki kelenturan tubuh yg jarang sekali karena turunan dari bapak nya.

    Disarankan dokter utk memakai sepatu khusus.
    tolong minta pertimbangan dokter:
    1. Apa dgn memakai sepatu anak saya bisa membaik atau cuma membantu agar dia nyaman saja?
    2. Apa benar ini karena keturunan dan bisa terjadi ke anak berikutnya?
    3. Apa ada rekomen dari dokter utk keadaan sekarang ini?

    • muki partono says:

      Penggunaan spt agar lbh nyaman dan kondisi nya tdk tambah patah,bisa faktot turunan dan lanjutkan saja pengobatannya dgn sepatu khusus

  19. antho says:

    Dok,ayah (70th) mnderita tulang keropos.setelah di rontgen trnyata sendi lututnya sudah sangat tipis.bahkan tulangnya seperti sudah lepas.mungkinkah operasi tulang lutut bisa membuat ayah jalan lagi?? Trus jenis operasi apa yang baik dan kira-kira berapa biayanya.sebelumnya trima ksih dok

    • muki partono says:

      mungkin ayah anda menderita OA lutut yg sdh lanjut , tindakan yg bisa dilakukan adalah operasi penggantian sendi lutut, tapi sebaiknya diperiksa lbh dulu utk memastikan apakah memang bisa dioperasi atau memang belum perlu operasi

  20. wiwi says:

    Dokter, saya mahasiswa S1 Keperawatan, sedang mengerjakan skripsi dengan judul hubungan pengetahuan dengan sikap pencegahan osteoporosis pada wanita dewasa muda. yang saya tanyakan apakah instrumen saya cukup memakai kuisioner saja atau ada alat lain yang bisa saya gunakan dalam penelitian saya? Terima kasih,

  21. pamungkas says:

    siang dok,,Bapak sya usia 57 thn srg mengeluh kakinya terasa kaku, ba’al dan panas sampai terasa ke pinggang dan perut kira2 sakit apa ya dok? dulu pernah sakit pinggang sampai gak bsa bangun dr tidur trs konsumsi susu utk tulang setiap hari akhirnya pinggangnya lumayan baikan apakah bpk sya kena osteoporosis dok? tlg di jwb trima kasih

  22. sarie says:

    Mlm dok, ada ???? saya ingin tanyakan masalah injeksi ???? di masukkan kedalam sendi lutut tujuannya untuk mengurangi keluhan rematik, apa benar ada dok obat itu? Dan fungsi sebenarnya apa? Mohon penjelasannya trimaksh

Leave a Reply

Sorry, you can not to browse this website.

Because you are using an outdated version of MS Internet Explorer. For a better experience using websites, please upgrade to a modern web browser.

Mozilla Firefox Microsoft Internet Explorer Apple Safari Google Chrome