Knee decker untuk penderita OA

January 31, 2012 Leave a reply

Dok, nenek saya kini berusia 68 tahun dan sudah lama menderita osteoarthritis. Kadang mengeluhkan pembengkakan di lututnya. Apa boleh untuk mengurangi pembengkakan dipasang dengen knee decker atau bandage gitu dok? terima kasih…
Jawab : boleh2 saja

Osteoartritis stadium III

October 16, 2011 6 Comments

Salam Dokter Muki.. saya Pria usia 68 thn, divonis osteoartritis stadium III.
apakah bisa diobati dgn tindakan arthroskopi? maaf u/ persiapan biaya kira2 brp ya? dan bisa dilakukan di RS mana? terima kasih Dokter..

Jawab : kasus OA grade 3 dgn artroskopi bisa dikerjakan, biaya kisaran 17- 19 jtan, bisa di 3 RS tempat kami ptaktek RS JAKARTA!RS PURI INDAH dan RS SIAGA RAYA

Perawatan terhadap Osteoarthritis

June 17, 2011 Leave a reply

Yth dokter Muki,

Dokter ibu saya berusia 64 tahun mengalami penyakit osteoarthritis dikedua lutut beliau sehingga sangat sulit digerakkan karena sangat nyeri, dan saat ini tidak dapat berjalan.
Sudah mendatangi dr tulang di daerah akan tetapi anjuran dioperasi.

Dengan usia ibu 64 tahun, Apakah ada saran lain selain diberi vitamin dan obat luar yang mengandung glucosamine? Atau dioperasi dengan cara apa?masih dapatkan perawatan menggunakan suntikan??
jawab ; bila OA sdh lanjut Grade 4, tdk ada gunanya lg suntikan dan obat sebaiknya operasi ganti sendi. bila masih grade 1-2 masih bisa kita lakukan artroskopi debridement

nyeri lutut

February 1, 2011 Leave a reply

ass, dok Muki saya punya keluhan sakit lututkanan, pernah di foto dan dikatakan mild osteortrosis genu, saya disarankan fisioterapi, minum glukosamin dan celebrex tapi keluhan tidak berkurang, yang jadi pertanyaan saya apakah saya menderita OA atau ada penyakit lain karena seringkali ada kram di otot sekitar lutut, betis dan paha, terima kasih

jawab: bila kaeluhan anda disertai keluhan kra di betis paha dan lutut kami rasa  bukan OA atauanda punya 2 masaah yaitu OA lutut dan gejala penekanan daraf pinggag

Tentang Osteofit

December 22, 2010 6 Comments

Salam Kenal Dok,

Usia sy 38 th, laki-laki. Setahun terakhir ini, kaki kiri saya seperti “tidak kuat”, terutama daerah lutut. Sy pernah jatuh ketika berjalan, tanpa “sebab”, terjadi “tiba2″ saat sy berjalan.
Ketika kemarin memeriksakan diri ke dokter, di anjurkan untuk rontgen. Hasil rontgen: Struktur & bentuk tulang baik, tak tampak fraktur maupun dislokasi, tampak osteofit minimal pada permukaan artic genu femoral, sela sendi menyempit di medial, jaringan lunak baik.
Terus terang, kondisi ini cukup ‘mengganggu’ aktifitas sehari-hari, karena sy berjalan tidak bisa cepat, jadi sangat “berhati-hati”.
Apakah ini yg disebut ‘Osteoartritis’? Apa yang harus sy lakukan? Jika hendak memeriksakan diri pada dokter Muki, apakah jadual dan tempat praktek dokter sesuai dengan yang ada di web nya?
Mohon info, dok… Terima Kasih
Salam, Reza

jawab : anda bukan mengalami OA tapi kami curiga robekan pada bantalan lutut itu biasa terjadi pada seusia anda, walaupun tidak di dahului oleh jatuh, karena utk bantalan berlaku hukum pemakaian dan beban. Suatu saat bila beban dan pemakaian berlebihan pasti akan robek, mengenai jadwal praktek ya sesuai dgn yg di web

Tulang Dengkul slalu bunyi “kretek”

August 21, 2010 Leave a reply

Assalamu’alaikum Wr Wbr.

Dok.. saya punya anak lelaki berusia 7 th dan mempunyai keluhan pada dengkul selalu berbunyi “kretek” apabila bangun dari jongkok.Pertanyaan:
1. Apakah itu gejala osteoarthritis?
2. Apakah ada hubungan dengan virus Torch (pada saat dikandungan, Isteri saya terjangkit virus Torch)

Terima kasih

Wassalam,

jawab : gejala spt tadi bahaya, jd cukup2 saja
Aziz.N

OSTEOARTRITIS

May 26, 2009 616 Comments

lututOSTEOARTHRITIS Adalah salah satu jenis dari keluarga besar penyakit arthritis yang paling sering terjadi. Sering disebut juga degeneratif osteoarthritis atau hipertropic OA. OA merupakan radang sendi yang bersifat kronis dan progresif disertai kerusakan tulang rawan sendi berupa integrasi (pecah) dan perlunakan progresif permukaan sendi dengan pertumbuhan tulang rawan sendi ( osteofit) di tepi tulang.

Literatur menunjukkan 1 dari 6 populasi menderita penyakit OA ini. WHO melaporkan 40 persen penduduk dunia yang lansia akan menderita OA lutut, dari jumlah tersebut, 80 persen mengalami keterbatasan gerak sendi

Patofisiologi Kartilago hyaline (jaringan rawan sendi)

Adalah jaringan elastis yang 95 persen terdiri dari air dan matrik ekstra selular, 5 persen sel kondrosit. Fungsinya sebagai penyangga atau shock breaker, juga sebagai pelumas, sehingga tidak menimbulkan nyeri pada saat pergerakan sendi.

Apabila kerusakan jaringan rawan sendi lebih cepat dari kemampuannya untuk memperbaiki diri, maka terjadi penipisan dan kehilangan pelumas sehingga kedua tulang akan bersentuhan. Inilah yang menyebabkan rasa nyeri pada sendi lutut.

Setelah terjadi kerusakan tulang rawan, sendi dan tulang ikut berubah. Pada permukaan sendi yang sudah aus terjadilah pengapuran. Yaitu tumbuhnya tulang baru yang merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk menjadikan sendi kembali stabil, tapi hal ini justru membuat sendi kaku.

Sendi yang sering menjadi sasaran penyakit ini adalah sendi yang sering digunakan sebagai penopang tubuh seperti lutut, tulang belakang, panggul, dan juga pada sendi tangan/kaki. Jika tidak diobati sakit akan bertambah dan tidak bisa berjalan. Selain itu, tulang bisa mengalami perubahan bentuk atau deformity bersifat permanen. Bengkok pada kaki bisa ke dalam maupun keluar. Dampak kelainan ini muncul perlahan 10 tahun kemudian untuk itu perlu waspada.

JENIS-JENIS OA

1. Primer

Penyebab tak diketahui, akibat proses penuaan alami. Dialami setelah usia 45 tahun, tidak diketahui penyebab secara pasti, menyerang perlahan tapi pasti, dan dapat mengenai banyak sendi. Biasanya mengenai sendi lutut dan panggul, bisa juga sendi lain seperti punggung dan jari-jari.

2. Sekunder

Dialami sebelum usia 45 tahun, penyebab trauma (instability) yang menyebabkan luka pada sendi (misalnya patah tulang atau permukaan sendi tidak sejajar), akibat sendi yang longgar dan pembedahan pada sendi. Penyebab lain adalah faktor genetik dan penyakit metabolik.

GEJALA OA

Penyakit ini bisa tanpa gejala (asimptomatik) artinya walaupun menurut hasil X-ray hampir 70 persen manula lebih 70 tahun dideteksi menderita penyakit OA, tetapi hanya setengahnya mengeluh, sedangkan selebihnya normal. Berikut ini tanda tanda serangan OA :

  • Persendian terasa kaku dan nyeri apabila digerakkan .Pada mulanya hanya terjadi pagi hari, tetapi apabila dibiarkan akan bertambah buruk dan menimbulkan rasa sakit setiap melakukan gerakan tertentu , terutama pada waktu menopang berat badan, namun bisa membaik bila diistirahat kan . Pada beberapa penderita , nyeri sendi dapat timbul setelah istirahat lama,misalnya duduk di kursi atau di jok mobil dalam perjalanan jauh. Terkadang juga dirasakan setelah bangun tidur di pagi hari.
  • Adanya pembengkakan/peradangan pada persendian (Heberden’s dan Bouchard’s nodes)
    Persendian yang sakit berwarna kemerah-merahan.
  • Kelelahan yang menyertai rasa sakit pada persendian
  • Kesulitan menggunakan persendian
  • Bunyi pada setiap persendian(crepitus). Gejala ini tidak menimbulkan rasa nyeri, hanya rasa tidak nyaman pada setiap persendian (umumnya lutut)
  • Perubahan bentuk tulang.Ini akibat jaringan tulang rawan yang semakin rusak, tulang mulai berubah bentuk dan meradang , menimbulkan rasa sakit yang amat sangat.

FAKTOR RESIKO;

  • Usia diatas 50 tahun.
  • wanita
  • Kegemukan
  • Riwayat immobilisasi
  • Riwayat trauma atau radang di persendian sebelumnya.
  • Adanya stress pada sendi yang berkepanjangan,misalnya pada olahragawan.
  • Adanya kristal pada cairan sendi atau tulang .
  • Densitas tulang yang tinggi
  • Neurophaty perifer
  • faktor lainnya : ras, keturunan dan metabolik.

PENCEGAHAN OA

Dengan mengeleminir faktor predisposisi di atas. Sebagai tips, lakukan hal-hal berikut untuk menghindari sedini mungkin anda terserang OA atau membuat OA anda tidak kambuh yaitu dengan;

  • Menjaga berat badan
  • Olah raga yang tidak banyak menggunakan persendian
  • Aktifitas Olah raga sesuai kebutuhan
  • Menghindari perlukaan pada persendian.
  • Minum suplemen sendi
  • Mengkonsumsi makanan sehat
  • Memilih alas kaki yang tepat dan nyaman
  • Lakukan relaksasi dengan berbagai tehnik
  • Hindari gerakan yang meregangkan sendi jari tangan.
  • Jika ada deformitas pada lutut, misalnya kaki berbentuk O, jangan dibiarkan. hal tersebut akan menyebabkan tekanan yang tidak merata pada semua permukaan tulang.

DIAGNOSIS OA

Curigai pada manula dengan gejala OA dan lakukan pemeriksaan Xray foto pada sendi yang dikeluhkan, khusus untuk lutut pemeriksaan dilakukan posisi berdiri dan kedua lutut diperiksa untuk pembanding.

Pada foto xray penderita OA kita bisa jumpai adanya osteofit pada pinggir sendi, penyempitan rongga sendi,peningkatan densitas tulang subkhondral, kista pada tulang subkhondral, cairan sendi. Pada pemeriksaan laboratorium penderita OA normal, tapi diperlukan untuk membedakan dengan penyakit lain.

Pada kasus OA dengan cairan sendi berlebihan diperlukan pemeriksaan analisis cairan sendi untuk membedakan dengan OA yang terinfeksi, karena pada OA analisis cairan sendi jernih, kental, sel darah putih < 2000/mL

PENGOBATAN OSTEOARTHRITIS

  • Edukasi pasien
  • Obat nyeri
  • Excercise, menghilangkan kekakuan dan lingkup sendi lebih luas.
  • Suplemen sendi : Glukosamin dan Chondroitin , masing-masing memiliki fungsi yaitu : Chondroitin sulfat berguna untuk merangang pertumbuhan tulang rawan dan menghambat perusakan tulang rawan.Glukosamin adalah pembentukan proteoglycan, bekerja dengan merangsang pembentukan tulang rawan, serta menghambat perusakan tulang rawan.
  • Pemberian injeksi hyaluronic acid
  • Artroskopi debridement, suatu prosedur tindakan untuk diagnosis dan terapi pada kelainan sendi dengan menggunakan kamera, dengan alat ini dokter melakukan pembersihan dan pencucian sendi, selain itu dokter dapat melihat kelainan pada sendi yang lain dan langsung dapat memeperbaikinya.
  • Penggantian sendi (THR), prosedur ini dilakukan pada kasus stadium lanjut (3dan 4). Setelah operasi pasien dapat berjalan kembali dengan tanpa rasa nyeri.

Sorry, you can not to browse this website.

Because you are using an outdated version of MS Internet Explorer. For a better experience using websites, please upgrade to a modern web browser.

Mozilla Firefox Microsoft Internet Explorer Apple Safari Google Chrome