Selectif Nerve Blok

May 4, 2014 11 Comments

Selektif nerve blok atau disingkat SNB adalah suatu tindakan penyuntikan pada root saraf spinal , bertujuan untuk menghilangkan nyeri akibat penekanan root saraf pinggang akibat HNP atau inflamasi atau, penyempitan lubang saraf pinggang atau penyempitan lubang keluar saraf pinggang akibat proses pengapuran yang terjadi pada sendi yang terdapat pada tulang belakang.

p_13710471171Selain itu pula untuk memastikan lefel pada kasus HNP atau spinal stenosis yang lebih dari satu lefel penekanan, agar operasi yang akan dilakukan keberhasilannya maksimal.Juga untuk kasus -kasus yang sudah harus operasi tetapi ada masalah pada toleransi operasi dengan tujuan agar pasien lebih nyaman , tidak merasa nyeri.

Untuk melakukan tindakan ini tak ada persiapan khusus hanya saja untuk pasien yang mengalami riwayat hipertensi dan penggunaan obat pengencer darah sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu pada dokter jantungnya.

prosedur ini dilakukan tanpa pembiusan umum, dikerjakan di kamar operasi atau tidak yang penting ada alat C ARM yang bertugas membantu mengarahkan jarum suntik pada lokasi saraf yang dituju pada tulang belakang . Obat yang disuntikaan adalah steroid dikombinaskan dengan Xylocain/markain?bufifacain dll, tergantung onset yang akan dicapai.

prosedur ini membutuhkan waktu 15 – 30 menit, dan pasien perlu evaluasi di RS selama minimal 8 jam untuk meminimalisir efek samping obat.

beberapa efek samping yang pernah dijumpai pada kasus penyuntiksan SNB adalah tekanan darah meningkat, kaki lemah untuk sementara waktu, rasa baal pada daerah persarafan di tungkai pada lefel saraf yang disuntik.

lama durasi efek penyuntikan ini bervariasi dari 1 bulan sampai kasus kami yang terlama 3 tahun.

Untuk kasus2 nyeri hebat yang tidak berkurang dengan terapi obat , fisioterapi, akupuntur, mungkin akan sangat membantu.

Hernia Tulang Belakang : Kenali Cara Penanganannya

April 18, 2014 11 Comments

Hernia Nucleus Pulposus  (HNP) adalah suatu  kondisi di mana bantalan tulang belakang mengalami robekan cincin annulus fibrosus yang mengakibatkan nucleus pulposus (bagian tengah bantalan) menonjol keluar. Kondisi ini biasanya  berhubungan dengan usia di mana terjadi degenerasi pada annulus fibrosus, trauma dan cedera akibat mengangkat barang.Umumnya, robekan pada disc secara alamiah terjadi di belakang samping tempat keluarnya saraf.

Screen Shot 2014-04-19 at 5.53.00 AMRobekan disc akan mengakibatkan terjadinya reaksi peradangan yg mengakibatkan nyeri yang hebat, walaupun tidak ada penekanan pada akar saraf tulang belakang.

Herniasi disc mulanya adalah perkembangan dari disc protusion, di mana lapisan luar cincin annulus fibrosus masih utuh, tapi mengakibatkan disc menonjol pada pembebanan. Beda dengan kondisi herniasi disc, pada protusio tidak ada material nucleus pulposus yang menembus lapisan luar anulus. Hernia Nucleus Pulposus bisa mengenai semua lokasi pada tulang belakang, baik servikal, thorakal dan lumbal.

Secara statistik, angka kejadian pada lumbal terjadi lebih besar dibandingkan yang lainnya. Pada umunya kasus herniasi yang minor akan sembuh dalam beberapa minggu dengan pemberian obat anti radang pada penderita, dan dibutuhkan tindakan operatif pada kasus hernia yang berat. gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas. Biasanya mengenai satu sisi saja, kecuali bila penekanannya cukup besar menekan cauda equina. Hal ini dapat menyebabkan masalah serius yang mengakibatkan kelumpuhan permanen.

PENYEBAB

Screen Shot 2014-04-19 at 5.53.11 AMHernia Nucleus Pulposus secara umum disebabkan oleh hukum wear and tear. Sebagai contoh, orang-orang dengan aktivitas banyak duduk membungkuk dan mengangkat beban berat lebih mudah terserang penyakit ini. Seseorang dengan posisi tidur miring ke kanan atau ke kiri akan mengalami tekanan meningkat tiga kali lipat. Selain itu, faktor genetik seperti seseorang yang mengalami kekurangan protein prostaglandin juga menjadi Herniated disc dan spinal nerve compression

GEJALA KLINIS

Gejala HNP dapat dilihat berdasarkan lokasi dan tingkat stadiumnya. Gejala lain adalah kelainan pada saraf sensorik seperti, rasa kebal, kesemutan, panas, gatal, atau tingkat refleks yang menurun. Nyeri pada HNP biasanya berhubungan dengan posisi tubuh dan rasa nyeri akan hilang saat tubuh dalam posisi tidur. Pada suatu studi kasus ditemukan sebanyak 50% populasi kelainan pada HNP servikal, tetapi tidak terdapat salah satu faktor penyebab terjadinya HNP.

Screen Shot 2014-04-19 at 5.53.23 AMPEMERIKSAAN FISIK

Untuk mendeteksi adanya HNP, dokter melakukan beberapa pemeriksaan seperti pemeriksaan berjalan biasa, jalan jinjit, jalan dengan tumit, tes membungkuk dan menengadah, serta tes angkat kaki saat posisi tidur (laseque test), tes reflek, dan tes dermatome pada tungkai yang mengalami nyeri. Dokter juga akan memeriksa kekuatan otot tungkai yang mengalami nyeri.

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Pemeriksaan Xray dilaksanakan untuk menyingkirkan kelainan yang memang berasal dari tulang seperti listesis, kelainan facet, kelainan patah, infeksi, atau metastase. Selain itu, pemeriksaan MRI dilakukan untuk melihat ada atau tidaknya gangguan komponen bantalan tulang, seberapa besar penekanan terhadap saraf tulang belakang, serta adakah sebab lain seperti tumor pada saraf tulang belakang, atau infeksi dan metastase pada tulang yang tidak terdeteksi dengan pemeriksaan foto rontgen.

PERAWATAN

Pada umumnya kasus HNP tidak memerlukan tindakan operasi. Sebanyak 73% kasus sciatica dapat dikendalikan setelah 12 minggu melakukan pengobatan dan fisioterapi. Perawatan- perawatan lainnya adalah sebagai berikut:

  1. obat nyeri seperti NSAIDs dapat digunakan pada kasus nyeri pinggang kronik, namun bisa menyebabkan gangguan pada sistem kardiovaskuler dan gastrointestinal.
  2. Alternatif lain adalah injeksi steroid pada epidural space yang mana menurut literatur bisa mengurangi keluhan setelah dua sampai enam minggu penyuntikan. Pada kasus spesifik, penyuntikan melalui transforaminal bisa menghilangkan keluhan secara signifikan hingga 55% dan dapat bertahan hingga lebih dari satu tahun.
  3. selective Nerve Block (sNB)
    • Selective Nerve Block adalah?suatu tindakan penyuntikan pada akar saraf spinal, yang bertujuan untuk menghilangkan nyeri akibat penekanan akar saraf pinggang akibat HNP atau inflamasi atau penyempitan lubang saraf pinggang atau penyempitan lubang keluar saraf pinggang akibat proses pengapuran yang terjadi pada sendi yang terdapat pada tulang belakang.
    • Untuk pasien dengan riwayat hipertensi dan penggunaan obat pengencer darah sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu pada dokter jantungnya.
    • Prosedur ini dilakukan tanpa pembiusan umum, dikerjakan di ruangan yang memiliki alat C ARM yang membantu mengarahkan jarum suntik pada lokasi saraf yang dituju pada tulang belakang.
    • Prosedur ini membutuhkan waktu 15-30 menit, dan pasien perlu dievaluasi di rumah sakit
    • selama minimal delapan jam untuk meminimalisir efek samping obat.
    • Beberapa efek samping lainnya adalah tekanan darah meningkat, kaki lemah untuk sementara waktu, rasa kebal pada daerah persarafan di tungkai pada level saraf yang disuntik.
    • operasi

Operasi adalah upaya terakhir apabila semua tindakan di atas telah dilakukan dan keluhan tak berkurang. Pilihan jenis operasi adalah sebagai berikut:

  • Microendoskopic Disektomi (MED)?Microendoskopic Disektomi adalah tindakan bedah pada kelainan penekanan saraf tulang belakang akibat HNP atau spinal stenosis dengan menggunakan kamera dengan sayatan minimal 1-1,5 cm. Teknik MED dimulai sejak tahun 1995, dan sudah berkembang pesat. Sistem Endospine yang diciptakan oleh Dr Destandeau dari Perancis juga menggunakan teknik MED dan menguntungkan pasien karena hanya mengaplikasikan sayatan kecil, one day care, pasien dapat segera aktif kembali, tak memerlukan alat bantu, aman serta hanya mengeluarkan pendarahan yang sangat minimal.
  • Chemonucleolysis
  • IDET
  • PLED
  • laminectomy dan Hemilaminectomy
  • lumbar Fusion untuk HNP berulang
  • Artificial Disc Replacement,
  • Nucleoplasty

 

Hebatnya Patah Tulang Anak-Anak

November 26, 2011 154 Comments
foto sebelum pasang gips

Awal Patah

Patah tulang bisa mengenai semua umur, juga pada anak2. Apalagi saat ini animo masyarakat untk menjaga kesehatan cukup tinggi, sehingga  anak2pun ikut tertarik untuk melakukan aktifitas olah raga. tapi sayang animo yang besar tidak diimbangi dengan pengetahuan yang cukup bagaimana melakukan olah raga yang benar, sehingga menyebabkan sering terjadi cedera, salah satunya yang paling sering adalah patah tulang.

 

Awal pasang gips

Tulang pada anak2 berbeda dengan tulang pada orang dewasa, perbedaannya ialah adanya LEMPENG PERTUMBUHAN  pada masing2 jenis tulang, penutupan lempeng pertumbuhan masing2 tulang berbeda-beda. Fungsi dari lempeng pertumbuhan adalah membuat tulang menjadi lebih besar dan lebih panjang seiring dengan kepadatan tulang yang juga meningkat, oleh

 

Pasang gips setelah 1 bulan

sebab itu pada anak2 dibutuhkan asupan Kalsiun dan Vitamin yang cukup serta hormon pertumbuhan yang memadai, selain itu juga harus dirangsang dengan excercise, salah satu caranya dengan berolah raga.Selain itu tulang pada anak lapisan pembungkus tulang lebih tebal dan lebih kuat , hal ini
bahwa : tulang yang patah harus tidak ada rotasi pada daerah yg patah, angulasi diperbolehkan tidak lebih dari 10-15  menyebabkan jarang terjadi kasus lepas sendi, dan bila terjadi patah tulang, patahan tulangnya masih dalam pembungkus tulangnya sehingga penyambungannya akan kembali ke bentuk semula, walaupun bentuk patahannya tumpang tindih iatau side by side, sepanjang memenuhi syarat acceptabilitas derajat.

Pasang gips setelah 2 bulan

Konsekuensinya adalah bila terjadi patah yang tdk mengenai lempeng pertumbuhan relatif aman sepanjang memenuhi kriteria acceptabilitas, akan menyambung dengan baik dan benar walaupun tidak di operasi, sebaliknya bila patahannya

mengenai lempeng pertumbuhan penanganannya harus hati2, dan kadang harus di operasi yang bertujuan agar kemudian hari tulang menyambung dengan benar tidak ada gangguan pertumbuhan. Apalagi bila patahnya pada lempeng pertumbuhan sebaiknya berobat ke dokter, jgn dibawa ke tempat lain, krn dipastikan kalau menyambung tulangnya dengan gangguan pertumbuhan kemudian hari, spt siku jd bengkok, tak bisa ditekuk, dll.

Pada kasus patah tulang anak2 kita lakukan pemeriksaan foto rontgen sedikit berbeda dengan orang dewasa , pada anak hrs dilakukan pengambilan foto pada dua sisi, baik sisi yg patah maupun sisi yg normal, krn apa ???, pada ank ada lempeng petumbuhan , yang pada foto rontgen tampak seperti garis patah.Umumnya patah tulang pada anak2 bisa dilakukan tanpa operasi, asal syarat acceptabilitas terpenuhi, jika tidak sebaiknya operasi yg bertujuan agar arah pertumbuhan tulang kembali seperti semula.

Lepas gips 3 bulan

Proses penyambungan patah tulang pada anak2 lebih baik dari orang dewasa karena lapisan pembungkus tulang masih tebal, perdarahan lbh baik,daya remodelling baik( yang tdk dimiliki pada proses penyambungan tulang pada orang dewasa), hal inilah yang membuat anak2 lbh mudah menyambung dan hasilnya baik siapapun yang menanganinya.Pada

tulisan ini kami tampilkan foto seorang anak yang mengalami ptah tulang lengan bawah yg kebetulan tdk mau operasi, dan kebetulan posisinya baik, jadi kami lakukan tindakan pemasangan gips , dari gambaran foto terlihat perjalanan proses penyambungan tulangnya dari saat kondisi patah awal.

Kondisi terakhir

Setelah pasang gips,  foto kontrol  1 bulan, 2 bulan 3 bulan, tampak terlihat proes penyambungan tulang yg baik, pada gambar ini ditampilkan fase remodelling yg baik, dimana tulang yg patah posisinya kembali lurus, walaupun pada kondisi awal terjadi overlap posisi, tapi pada foto terakhir terlihat tulang sdh lurus kembali.Jadi siapa yang HEBAT bikin nyambung tulang anak2 jd baik lg , DOKTER KAH ? atau  DUKUN PATAH KAH ?? yang pasti   SANG PENCIPTA yang menciptakan semua proses ini.

Patah Tulang, Harus Dioperasi !

January 9, 2011 151 Comments
Cidera

1. Cidera

2. pemasangan Velpeau

Kasus patah tulang sering dijumpai, apalagi pada penderita usia lanjut yang tulangnya sudah mengalami pengeroposan tulang. Umumnya orang takut berobat ke dokter tulang, karena pasti di OPERASI  katanya, sebenarnya namanya saja dokter bedah tulang, karena ada kata BEDAH , tidak selalu kasus patah tulang di operasi.

Pada kasus ini dilaporkan penderita patah tulang lengan atas, usia 63 thn, yang tidak dilakukan operasi hanya di pasang Velpeau dan diberikan obat nyeri, kalsium dan vitamin D3, hasilnya setelah 2 bulan pasien sudah bisa mengangkat tangan kembali dan tulangnya sudah menyambung.

3. setelah 1 bulan

4. setelah 2 bulan

Pada foto2 ini kami lampirkan foto saat pertama jatuh (gambar 1), lalu setelah di lakukan pemasangan Velpeau (gambar 2), foto setelah 1 bulan , sdh ada penyambungan tulang (gambar 3).

Foto setelah 2 bulan, perhatikan posisi tulang saat lengan atas ke samping, tampak patahan ikut bergerak, artinya tulang sdh menyambung kuat (gambar 4, 5, 6), foto klinis  sdh bisa mengangkat lengan ke samping dan ke depan.Jadi jangan takut berobat ke dokter tulang, belum tentu di OPERASI !!!

gambar 5

gamabar 6

.

PASANG PEN SEBAIKNYA DI BUKA ???

December 10, 2010 511 Comments

Pada tulisan ini kami ingin melaporkan tentang kasus dimana pen yang terpasang terlalu lama  dan tidak dilepas dapat menyebabkan masalah. Pemasangan pen pada kasus patah tulang umum dilakukan oleh dokter bedah tulang. Banyak orang yang belum tahu apa sih  “PEN”.

Sebenarnya istilah “PEN” kami dapat dari obrolan 2 dimasyarakat yang dimaksud adalah  implant yang dipasang pada tulang dengan maksud untuk mempertahankan kedudukan tulang dalam posisi  yang benar (anatomis) sampai proses penulangan terjadi .

Tujuan pemasangan pen agar penderita lebih cepat melakukan aktifitas sehabis operasi dengan bantuan atau tanpa bantuan alat bantu. Banyak jenis pen yang dipakai di bidang Orthopedi, tergantung dari jenis tulang dan jenis patahan  tulangnya, oleh sebab itu pada kasus yang berbeda sudah pasti jenis pen yang dipasang berbeda.

Di pasaran yang ada saat ini pen terbuat dari stainless steel atau titanium, sudah terbukti bahwa titanium lebih bagus dari stainless steel , karena reaksi penolakan tubuh hampir tidak ada dibanding stainless , lebih ringan dan lebih kuat, daya adhesi terhadap kuman lebih rendah dibanding stainless,sehingga memang Titanium lebih baik dari pada stainless, cuma saja harganya cukup mahal, dan stock di pasaran sedikit sehingga harus di pesan dulu, sehingga untuk kasus emergensi agak sulit kita lakukan.

Kalau untuk kasus patah jari tangan dan kaki memang  di pasaran sudah banyak digunakan.

Di bawah ini contoh jenis pen yang di pasang pada operasi tulang

Pada pen yang seperti contoh pada gambar umumnya terbuat dari stainless, dimana sifat reaksi penolakan tubuh lebih banding titanium dan daya adhesi kuman pada permukaan lebih tinggi,sehingga di anjurkan bila tulang sudah menyambung pen di lepas saja.

Keuntungan pelepasan pen adalah : membuat daya elastis tulang yang terpasang pen kembali seperti semula, tulang lbh kuat,mencegah terjadinya reaksi penolakan tubuh terhadap pen. Pada gambar ini kami laporkan contoh kasus rekasi penolakan setelah dipasang pen 17 tahun , dimana terjadi infeksi pada kulit di daerah sekitar pen yang dipasang.(pada kasus patah tulang kering)

Jadi kesimpulan sebaiknya pen dilepas setelah tulang menyambung (rata2 1 tahun),apalagi pada anak2 harus dilepas segera karena dapat mengganggu pertumbuhan tulang , khusus pada orang lanjut usia bila tidak ada keluhan tidak perlu, tapi lebih baik di lepas bila ada keluhan.

OPERASI DI USIA SENJA ? SIAPA TAKUT !!!!

October 31, 2010 67 Comments

Kalau mendengar kata “OPERASI” yang ada dalam benak pikiran kita adalah  rasa takut, entah takut karena di sayat, takut disuntik, takut setelah dibius tak bangun lagi dan lain-lain.

Disisi lain usia yg sudah lanjut yang terbesit dalam pikiran untuk apa operasi kan sudah tua, nanti resiko operasinya berbahaya , percuma toh kan kalau orang sudah tua tidak perlu jalan2 , cukup di rumah saja.

Padahal kenyataannya saat ini angka harapan hidup manusia umumnya  di dunia dan khususnya di negara kita sudah semakin meningkat, untuk negara kita AHH (Angka Harapan Hidup) mencapai usia rata2 68 thn, dan tidak sedikit usia mencapai lebih dari rata2, BPS melaporkan penelitian pada 7 propinsi di negara kita termasuk Jakarta, ada sekitar 17,9 % usia lanjut, cukup besar ini jadi masalah serius karena usia lanjut diharapkan berkualitas , tidak lagi hanya di kursi roda, atau di rumah saja.

Sebenarnya apa sih “operasi“, operasi adalah suatu prosedur  tindakan yang dilakukan di kamar operasi , baik dengan sayatan atau , sayatan kecil, atau tanpa sayatan, dilakukan dengan pembiusan umum atau bius sebagian (epidural,spinal,blok) pasien sadar selama berlangsung operasi.

Sebelum orang menjalani tindakan operasi , ada beberapa pemeriksaan yang harus dilakukan seperti darah, foto rontgen rekam jantung yang bertujuan untuk screening ,bila dijumpai kelainan maka dilakukan perbaikan agar persiapan operasi lbh baik dan resiko akibat tindakan pembiusan kita bisa hindari.

Dengan kemajuan ilmu kedokteran dan perkembangan farmasi saat ini obat2an untuk pembiusan sangat aman meskipun pada orang tua. Khususnya kasus2 bidang orthopedi ( berkaitan dengan tulang, sendi, urat) banyak berkaitan dengan usia senja, prinsip penanganannya adalah aktifitas sehari bebas dari nyeri dan hidup berkualitas.

Masalah tindakan operasi jg tdk seheboh yang dibayangkan, saat ini orang beranggapan kalau di operasi ada yang dipotong lah, di amputasi lah, itu tdk benar, tindakan medis saat ini relatif aman, krn ada tindakan yang tdk perlu menyayat (Reposisi), hanya sayatan kecil (minimal invasif), atau dengan bantuan kamera (endoskopi).

Pada gambar ini tampak kasus2 pada usia lanjut yang telah kami lakukan operasi 2 pada bidang Orthopedi, seperti

operasi ganti panggul sebagian (Hemiartroplasty), atau ganti panggul seluruhnya. pada foto ini tampak manula usia 83 thn yg mengalami patah tulang panggul kanan dan kiri, dan

telah dilakukan operasi penggantian sendi sebagian sekaligus , dgn pembiusan spinal dan hanya butuh operasi 2,5 jam  .Jadi operasi pada usia senja  ?? SIAPA TAKUT!!!!!!!!!!!!!!

Patah Tulang

January 26, 2010 162 Comments

Judul di atas saat ini lagi ngetren karena memang sekarang lagi booming sepeda motor seperti tahun 70an, Cuma ada bedanya kalau dulu mobil belum banyak, jalanan masih lengang jadinya motor yang jadi korban ketabrak mobil , sekarang orang gampang punya motor karena tanpa uang muka bisa punya motor cicilan, alasan lain supaya lebih cepat sampai tujuan, sehingga saat ini yang terjadi motor menabrak mobil, atau motor serta orang yang berjalan dan menyeberang jalan .

1457067620X310

Kenapa topik ini penting karena dampaknya baik dari sisi medis dan sosialnya cukup besar. Seperti sisi medis mulai dari kecacatan baik cacat fisik maupun fungsional, dan sisi sosial mulai mengganggu produktifitas kerja sampai akhirnya di PHK. Apa sih PATAH TULANG, yaitu terputusnya kontinuitas jaringan tulang , tulang rawan (permukaan sendi). Patah tulang yang tanpa luka disebut PATAH TULANG TERTUTUP, sedangkan patah tulang yang disertai luka akibat tusukan patahan tulang atau luka akibat trauma yang langsung mengenai tulang sehingga tulang terpapar disebut PATAH TULANG TERBUKA.

Patah tulang tertutup dan terbuka sama-sama berbahaya buat kita, bila patah tulang terbuka resiko infeksi tulang cukup tinggi, dari mulai yang ringan yaitu infeksi tulang yang membutuhkan perawatan cukup lama dan biaya yang banyak, sampai kecacatan harus di amputasi serta kematian akibat infeksi yang sudah menyebabkan pengaruh sistemik (SEPSIS).Banyak orang menganggap patah tulang TERTUTUP tidak berbahaya dibanding patah tulang terbuka.

Pernyataan ini tidak sepenuhnya benar,karena justru patah tulang tertutup pada daerah dimana tulang terbungkus oleh lapisan jaringan lunak yang sedikit (otot,fascia) sangat berbahaya mungkin terjadi pembengkakan hebat akibat perdarahan dari patahannya dan menyebabkan penekanan pembuluh darah dan saraf yang bila dibiarkan akan menyebabkan sumbatan pada pembuluh darah yang berakibat harus di amputasi.

Hal ini kelihatannya sepele tapi bila terjadi dan kita tidak menyadarinya akan berakibat kecacatan kehilangan anggota badan(amputasi).

Patah tulang terbuka sebaiknya ditangani secara medis dengan benar agar hasilnya baik dan terhindar dari kecacatan dan kematian, krn patah tulang terbuka potensi terjadinya infeksi cukup besar, apalagi bila ditangani bukan secara medis. Secara medis patah tulang terbuka dibagi menjadi 3, grade1,grade 2,dan grade3. Pembagian ini di kemukakan oleh Prof.

Ramon Gustillo berdasarkan besar luka, mekanisme trauma, derajat kontaminasi dan bentuk patahannya. Semakin besar gradingnya berarti kemungkinan infeksinya besar juga.

Prinsip pengobatan patah tulang tidak semata-mata asal tulang menyambung, tapi menyambung dalam posisi yang sama dengan sebelum terjadi patah, atau sama dengan sisi anggota badan yang sehat.Bukan menyambung dengan terjadi pemendekan atau angulasi, dan rotasi.umumnya orang awam berpendapat bila patah tulang ditangani oleh tenaga medis pasti dioperasi atau amputasi.

Ini TIDAK BENAR, krn tdk selalu patah tulang itu di operasi , dan tdk selalu operasi itu akan di amputasi, dan tdk selalu operasi itu pasang pen. Operasi butuh pembiusan, tdk selalu kalau dibius itu harus general anestesi, bisa regional, atau hanya blok saja (penderita sadar penuh).

Apa sih OPERASI itu adalah suatu tindakan medis yang dilakukan di kamar operasi , dengan membuat luka atau tidak serta memerlukan bius umum,regional atau blok saja. Malah saat ini lagi trend MINIMAL INVASIF yaitu tindakan operasi dengan menggunakan kamera dgn membuat sayatan kecil saja 4- 5 mm utk memasukkan lensa fiber optik. Jadi saat operasi pasien bisa ngobrol sama dokternya dan kadang dokter menjelaskan tindakan operasi yang sedang dikerjakan.

Pengobatan patah ulang selain operasi adalah dgn cara konservatif yaitu suatu cara pengobatan patah tualng secara medis yang tidak membuat sayatan untuk memasang implant pada tulang yang patah.yaitu dengan menggunakan gips , bidai,taksi kulit, traksi tulang, kadang tulang yan posisinya belum baik kita perbaiki dengan melakukan manipulasi dan reposisi ke posisi mendekati normal.

Proses penyambungan tulang tidak bisa dipercepat ,karena sudah secara alamiah tulang mulai menambung setelah 3 minggu dan semakin kuat sampai puncaknya 6 bulan, kekuatan tulangnya juga bertambah secara bertahap, jadi kalau belum cukup waktu tulang menyambung bila terlalu cepat mobilisasi menjejakkan kaki maka posisi tulang yang patah akan berubah dan jadi tidak menyambung kemudian hari karena kontak daerah patahan menjauh.

Selain itu kita butuh makan makanan yang membantu proses penulangan supaya lebih kuat, seperti susu, ikan teri, bayam, tempe, tahu, susu kedelai, yogurt, dll, suplemen kalsium dan vit D3.

Bila patah tulang ditangani dengan tidak benar akan terjadi hal-hal seperti, tulang tidak menyambung, tulang menyambung tapi dengan panjang sebelah, bengkok, pada anak-anak ada gangguan pertumbuhan tulang,infeksi tulang yang tidak kunjung sembuh,kelumpuhan,kecacatan akibat harus di amputasi, kecacatan fungsional karena fungsi anggota gerak yang tidak normal.

Jadi sebaiknya patah tulang ditangani secara baik dan benar untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan seperti di atas.

Cedera Lutut Bukan Cuma Oma

January 2, 2010 143 Comments

Oma mengeluh lututnya sakit, itu sih cerita biasa. Tapi, sore itu Doni (35 tahun) yang baru pulang main futsal mengeluh lututnya sakit dan bengkak. Sudah diurut oleh si Mbok sambil diberi minyak urut, nyerinya mendingan dan Doni pun bisa jalan lagi.

Dua minggu – satu bulan berlalu, lutut Doni yang dibungkus knee decker masih saja terasa sakit terutama saat sedang berjalan atau menekuk lutut. Ia juga merasa lutut sekarang tidak stabil. Apakah di usianya yang baru setengahnya Oma, ia harus menderita sakit lutut yang sama seperti Oma?

Lain Oma, Lain Doni
Oma dan Doni sama-sama menderita pengapuran (serpihan tulang rawan) yang istilah kerennya osteoartritis (OA). Hanya saja, OA yang diderita Oma merupakan OA primer alias karena proses penuaan sedangkan yang diderita Doni adalah cedera lutut yang terjadi sebagai dampak dari trauma yang tidak tertangani dengan baik yang kemudian hari jadi OA sekunder. Karenanya, obat dengkul berbahan glukosamin dan kondroitin yang diminum Oma untuk mengatasi masalah dengkul Doni tidak efektif.

Kesadaran masyarakat untuk berolahraga demi tubuh yang sehat dan bugar membuat mereka mengagendakan kegiatan ini dalam jadwal mingguan mereka. Begitu pula dengan Doni. Tapi, sayangnya banyak dari mereka salah memilih jenis olahraga dan mengejar waktu sehingga prosedur wajib sebelum dan sesudah olahraga terabaikan, terjadilah cedera lutut seperti yang dialami Doni.

Cedera lutut menurut dr. Muki Partono Sp.OT (spesialis orthopedic dan Traumatologi) sering terjadi pada pemain futsal amatir seperti Doni yang mengisi waktu senggang setelah bekerja. Perkiraan dr. Muki, cedera ini terjadi karena lapangan futsal yang belakangan ini mewabah di berbagai lokasi di Jakarta, sempit hingga membuat para pemain merasa mampu berlari ke seluruh lapangan untuk mengejar bola. Ketika mereka berlari ke sana kemari, tabrakan antar pemain kerap terjadi – lutut mereka berbenturan ataupun mereka jatuh dengan lutut yang menghantam permukaan lapangan futsal yang keras. Umumnya, lapangan futsal bukan lapangan rumput yang soft melainkan lapangan sintesis yang berlantaikan beton ataupun rumput sintetis yang menghasilkan hentakan keras pada lutut. Akibatnya, terjadilah risiko cedera seperti yang dialami Doni sangat besar.

Doni yang dengan semangat tinggi berolahraga demi hidup sehat juga lupa kalau usianya sudah kepala tiga. Tubuhnya, termasuk juga lutut mulai mengalami proses degeneratif sehingga risiko mengalami cedera cukup besar. Cedera lutut yang mereka alami biasanya berupa cedera kapsul, rawan sendi, bantalan lutut, dan ligamen.

Lutut terdiri atas tulang, kapsul, rawan sendi, bantalan lutut (meniskus), ligamen (jaringan penyambung tulang yang membentuk sendi yang bertugas menjaga kestabilan lutut), otot, dan saraf yang semuanya bekerja sama menghasilkan gerakan lutut sempurna.

Rice yang bukan nasi
Saat awal mengalami cedera lutut cobalah lakukan dahulu RICE. Rice yang dimaksud bukanlah nasi melainkan:

Rest alias istirahat. Istirahat mutlak dilakukan agar jaringan pada lutut yang cedera cepat pulih. Istirahatnya pun harus total, kaki sama sekali tidak digerakkan.

Ice (es). Untuk mengurangi nyeri dan bengkak, kompres lutut dengan es untuk mengurangi perdarahan yang terjadi di dalam dan juga pembengkakan,

Compression (dipres). Balut lutut yang cedera dengan perban elastik agar bengkaknya terlokalisir. Lakukan sampai bengkaknya hilang.

Elevation (diangkat). Kaki yang sakit diangkat dengan posisi lebih tinggi dari posisi jantung.

Bila prosedur ini sudah dilakukan selama lima hari dan kondisinya tak membaik, pertolongan seorang dokter ahli orthopedi diperlukan.

Langsung dipakai
Demi mengetahui kondisi cedera lutut secara pasti, menurut dr. Muki perlu dilakukan pemeriksaan dengan MRI (magnetic resonance imaging). Karena alat ini mampu menampilkan detil-detil jaringan sehingga bisa diketahui jenis dan lokasi kerusakan. Pemotretan konservatif dengan X-ray kurang bisa memperlihatkan detil-detil kerusakan.

Cara lain adalah dengan artroscope (artroskopi) yang berasal dari kata artho (sendi), dan scope (melihat). Alat yang dapat mengintip ke dalam sendi ini berupa sebuah tabung kecil yang berisi sistem optik dengan lensa pembesar dan sumber cahaya serat optik. Tabung ini masuk ke dalam lutut, setelah dokter melakukan anestesi lokal dan membuat insisi kecil 0,5 – 1 cm. Selanjutnya, kondisi sendi lutut bisa terlihat jelas melalui layar monitor.

Selain “mengintip”, alat canggih ini juga bisa mereparasi kerusakan lutut seperti mengangkat pecahan tulang rawan, memperbaiki meniskus, ataupun menyambung ligamen.

Setelah acara reparasi lutut selesai, tak perlu dilakukan acara jahit menjahit karena lukanya begitu kecil yang akan sembuh sendiri dalam waktu singkat. Tak heran, dengan terapi ini adakalanya pasien tak perlu rawat inap yang lama dan bahkan beberapa hari kemudian lututnya sudah bisa beraktivitas normal. Tapi, lutut belum boleh digunakan untuk aktivitas berat apalagi yang menggunakan lutut.

Dengan pengobatan seperti ini, cedera lutut Doni tak akan berdampak pada OA seperti Oma.

Sesuaikan kondisi
Cedera lutut memang salah satu risiko berolahraga. Tapi, menurut dr. Muki risiko ini bisa dihindari asalkan prosedur wajib olahraga ditaati. Yakni, melakukan Warming up alias pemanasan selama 5 – 10 menit perlu dilakukan sebelum berolahraga untuk memberi kesempatan pada otot, ligamen, dan tubuh secara keseluruhan beradaptasi terhadap regangan. Regangan yang tiba-tiba terjadi saat langsung berolahraga, inilah yang mengakibatkan cedera. Lalu, lanjutkan dengan streching yang bertujuan melenturkan otot-otot, terutama otot yang akan digunakan agar mampu berkontraksi. Terakhir, setelah selesai berolahraga lakukan pendinginan agar tubuh tidak tiba-tiba berhenti melakukan kegiatan ekstra.

Oahraga yang dilakukan hendaknya rutin dan terukur dengan frekuensi, intensitas, dan lama waktu berolahraga yang sama. Misalnya, jadwalkan berolahraga seminggu dua kali selama 1 jam atau 2 set. Jadwal ini harus benar-benar ditaati agar tubuh terbiasa dengan kebiasaan ini. Jangan mentang-mentang sedang punya waktu senggang, waktu berolahraganya diperpanjang. Atau muncul sebagai pemain dadakan pada turnamen olahraga dalam rangka ulang tahun perusahaan atau di lingkungan perumahan dalam rangka 17 Agustus. Tubuh yang kaget dengan beban yang begitu berat akan rentan mengalami cedera, termasuk cedera lutut.

Dr. Muki juga mengingatkan, kita sering lupa kalau usia di atas 30 tahun, sendi lututnya mulai memasuki masa homeostatis. Mulai mengalami kemunduran sendi, bantalan, dan ligamen – apalagi ketika memasuki usia kepala empat otot-otot sudah tidak lagi elastis sehingga gampang rusak. Dalam memilih jenis olahraga, mereka perlu menyesuaikannya dengan kondisi ini. Olahraga yang membebani lutut seperti futsal, bulu tangkis, basket, voli, sepak bola, juga berdansa bukanlah pilihan yang tepat.

Sebagai gantinya, mereka bisa bersepeda yang kini tengah mewabah. Tapi, lakukan bersepeda di tempat yang datar – jangan di pegunungan. Mau jalan cepat juga oke. Bila beraerobik pilihlah yang gerakannya tidak membebani lutut. Renang juga merupakan salah satu pilihan yang terbaik. )Dengan demikian, anjuran berolahraga demi tubuh yang bugar dan sehat tetap bisa dijalankan dan risiko cedera lutut bisa terhindar. (Cisca)

Artikel ini diterbitkan di majalah Intisari

Mengenal Nyeri Pinggang HNP

October 15, 2009 577 Comments

Anda mungkin sering menjumpai bahkan mengalami langsung nyeri pada pinggang secara tiba-tiba. Banyak hal bisa mengakibatkannya. Salah satu di antaranya adalah Hernia Nucleus Pulposus (HNP).

HNP adalah luruhnya nukleus pulposus sehingga menonjol melalui anulus fibrosus ke dalam kanalis spinalis dan mengakibatkan penekanan radiks saraf. Pria dan wanita memiliki risiko yang sama dalam mengalami HNP, dengan awitan paling sering antara usia 30 dan 50 tahun. HNP merupakan penyebab paling umum kecacatan akibat kerja pada mereka yang berusia di bawah 45 tahun.

Unit segmental fungsional adalah kombinasi dari diskus di bagian anterior dan kedua persendian di posterior. Unit segmental fungsional ini menyediakan perlindungan terhadap komponen saraf dan pada saat yang bersamaan memungkinkan pergerakan dalam rentang stabilitas klinis.

Faktor Risiko
Ada beberapa faktor yang berpotensi menyebabkan HNP, di antaranya adalah berat badan yang berlebihan, gaya hidup bermalasmalasan, dan postur tubuh yang tidak diposisikan secara benar. Faktor lainnya adalah perubahan degeneratif yang mengurangi kekuatan dan stabilitas tulang belakang sehingga menyebabnyerikan tulang belakang rentan terhadap cedera.

Perubahan degeneratif antara lain pertambahan usia yang berpengaruh pada penurunan kemampuan menahan air yang dimiliki nukleus pulposus, proteoglikan rusak, komponen mekanik memburuk yang menyebabkan terlampauinya tekanan maksimal dalam diskus sehingga mengakibatkan penonjolan anulus. Selain itu, pergerakan tiba-tiba dan bertenaga atau traumatik yang memindahkan gaya dalam jumlah besar ke tulang belakang juga berisiko besar terhadap kemungkinan terjadinya HNP.

Manifestasi Klinik
Nyeri yang disebabkan oleh HNP dikenal sebagai iskhialgia diskogenik atau siatika, yaitu nyeri sepanjang perjalanan nervus ischiadikus. Level segmen tulang belakang yang terkena akan mempengaruhi daerah nyeri sesuai distribusi dermatom. Nyeri digambarkan sebagai nyeri yang tajam, berpangkal pada bagian bawah pinggang dan menjalar ke lipatan bokong tepat di pertengahan garis tersebut.

Dari titik tersebut ke lipatan lutut terasa ngilu, dan dari lipatan lutut ke maleolus eksterna terasa kurang enak atau parestesia atau hipestesia. Pada kasus yang lebih parah, dapat terjadi defisit motorik dan melemahnya refleks. Jika radiks yang terkena penonjolan diskus adalah L5-S1, maka ujung nyeri iskhialgik adalah hipestesia atau parestesia yang melingkari maleolus eksternus dan menuju ke jari kaki ke-4 dan ke-5.

Diskus yang mengalami herniasi dapat menekan ujung saraf di kauda equina; menyebabkan sindrom kauda equina dimana terjadi saddle anasthesia sehingga menyebabkan nyeri kaki bilateral, hilangnya sensasi perianal (anus), paralisis kandung kemih, dan kelemahan sfingter ani. Sakit pinggang yang diderita pun akan semakin parah jika duduk, membungkuk, mengangkat beban, batuk, meregangkan badan, dan bergerak. Istirahat dan penggunaan analgetik akan menghilangkan sakit yang diderita.

Penegakan diagnosis pada pasien HNP dapat berupa anamnesis dan pemeriksaan fisik. Untuk pemeriksaan penunjang, dapat menggunakan X-ray anatomi tulang belakang. Temuan utama pada x-ray pasien dengan HNP adalah penipisan diskus. Selain itu, juga bisa dilakukan MRI standar emas jaringan lunak pada tulang belakang, seperti diskus intervertebralis, ligamen, sumsum tulang belakang, dan saraf spinal.

Terapi
Pernerapan terapi pada pasien HNP dapat berupa konservatif: istirahat mutlak di tempat tidur, terapi farmakologis, fisioterapi, latihan, traksi, dan korset pinggang. Terapi operatif dilakukan jika ditemukan indikasi, antara lain, terdapat sindrom kauda equine, mengalami defisit neurologis progresif, mengalami defisit neurologis yang nyata, dan rasa sakit yang menetap dan semakin parah empat sampai enam minggu setelah terapi konservatif.

Jenis pembedahan yang bisa dilakukan pada pasien HNP adalah Laminotomi (pemotongan sebagian lamina di atas atau di bawah saraf yang tertekan), Laminektomi (pemotongan sebagian besar lamina atau vertebra), dan Disektomi (pemotongan sebagian atau keseluruhan diskus intervertebralis). Sementara, ada juga yang disebut Minimally Invasive Operation.

Dengan cara ini, insisi yang diperlukan tidak lebar, dimungkinkannya visualisasi lokasi patologi melalui mikroskop atau endoskop, trauma pembedahan yang dialami pasien jauh lebih sedikit, dan pasien dapat pulih lebih cepat.

Mengenal Osteoporosis

September 1, 2009 48 Comments

Osteoporosis, atau tulang keropos adalah suatu penyakit yang ditandai dengan massa tulang yang rendah dan kerusakan struktur dari jaringan tulang, menyebabkan keregasan tulang dan meningkatkan resiko terjadinya fraktur (patah tulang) terutama pada tulang paha, tulang belakang dan tulang lengan.

Insidennya dapat terjadi pada wanita dan laki-laki, dan merupakan suatu penyakit yang dapat dicegah dan diobati.

Apa itu tulang ?

osteoporosisTulang merupakan jaringan yang hidup dan tumbuh.  Tulang terdiri sebagian besar dari kolagen, suatu protein yang membentuk rangka tulang yang lunak dan kalsium fosfat merupakan mineral yang membuat keras dan kuat rangka tersebut.

Kombinasi dari kolagen dan kalsium membuat tulang lentur dan kuat,  yang akan membantu menahan tekanan. Lebih dari 99% dari kalsium tubuh terdapat pada  tulang dan gigi, sisanya 1 % terdapat pada darah.

Selama hidup anda, tulang yang tua disingkirkan (resorpsi) dan tulang yang baru dibentuk pada rangka (formasi). Selama masa anak-anak  dan remaja, tulang baru di bentuk lebih cepat daripada tulang lama (yang disingkirkan), sehingga tulang menjadi lebih besar, berat dan padat. Formasi tulang lebih cepat dibandingan resorpsi tulang sampai massa tulang puncak (kekuatan dan kepadatan tulang maksimum) yang dicapai sekitar usia 30. Setelah usia ini, resorpsi tulang akan melampaui formasi tulang.

Untuk wanita, kehilangan massa tulang paling cepat terjadi setelah menoupause dan hal itu berlanjut terus. Osteoporosis yang sebagian besar mempengaruhi wanita juga mempengaruhi laki-laki yang akan berkembang ketika resorpsi tulang terjadi terlalu cepat atau ketika formasi terjadi terlalu lambat. Osteoporosis kemungkinan akan terjadi jika anda tidak mencapai massa tulang puncak selama waktu pembentukan tulang.

FAKTOR-FAKTOR RESIKO YANG TIDAK DAPAT ANDA UBAH :

  • JENIS KELAMIN – kemungkinan anda terkena osteoporosis lebih besar bila wanita. Wanita memiliki jaringan tulang yang kurang dan kehilangan tulang lebih cepat dibandingkan pria oleh karena perubahan yang terjadi terkait menopause.
  • USIA – semakin tua usia anda, resiko anda terkena osteoporosis semakin besar. Tulang anda menjadi lebih tipis dan lemah seperti bertambahnya usia anda.
  • UKURAN TUBUH – wanita dengan tulang yang tipis dan kecil memiliki resiko yang lebih besar
  • RAS – wanita Asia dan Kaukasia memiliki resiko yang paling tinggi. Wanita Afro-Amerika dan Hispanik memiliki resiko yang lebih rendah akan tetapi resiko yang signifikan.
  • SEJARAH KELUARGA – resiko fraktur dapat terjadi karena bagian dari keturunan. Anda yang memiliki orang tua dengan sejarah terjadinya fraktur, kemungkinan juga akan terjadi penurunan massa tulang dan beresiko terjadi fraktur

FAKTOR-FAKTOR RESIKO YANG DAPAT ANDA UBAH :

HORMON SEX – Ketiadaan menstruasi yang abnormal pada periode menstruasi (amenorrhea), kadar estrogen yang rendah (menoupause) dan kadar testoteron pada laki-laki yang rendah dapat membawa kepada osteoporosis.

ANOREKSIA NERVOSA– Ditandai dengan rasa takut yang tidak rasional akan kelebihan berat badan, kelainan pola makan ini dapat meningkatkan resiko osteoporosis

ASUPAN KALSIUM DAN VITAMIN D – Pola makan yang rendah kalsium dan vitamin D akan membuat anda cenderung kehilangan massa tulang.

PENGGUNAAN OBAT-OBATAN – Penggunaan jangka panjang glukokortikoid dan beberapa anti konvulsan dapat menyebabkan terjadinya kehilangan kepadatan tulang dan fraktur

GAYA HIDUP – Gaya hidup yang tidak aktif atau istirahat berbaring yang lama akan cenderung untuk melemahkan tulang

MEROKOK – Rokok buruk untuk tulang, juga untuk jantung dan paru-paru

ASUPAN ALKOHOL – Konsumsi alkohol yang berlebihan akan meningkatkan resiko kehilangan tulang dan fraktur

PENCEGAHAN

Untuk mencapai massa tulang yang optimal dan pembentukan jaringan tulang yang terus menerus, terdapat beberapa faktor yang harus anda pertimbangkan :

KALSIUM :

Suplai kalsium yang tidak mencukupi akan memiliki andil terjadi osteoporosis. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa rendahnya asupan kalsium dikaitkan dengan rendahnya massa tulang, kehilangan tulang yang cepat, dan angka kejadian fraktur yang tinggi.

Sumber kalsium yang baik termasuk produk susu rendah lemak seperti : susu, yogurt, keju dan es krim; sayuran berdaun hijau tua seperti : brokoli, bayam,  sayuran lainnya; ikan sardin dan salmon dengan tulangnya; tahu; kacang almond; dan makanan yang diperkaya dengan kalsium, seperti jus jeruk, sereal dan roti.

REKOMENDASI ASUPAN KALSIUM (mg/hari)

NATIONAL ACADEMY OF SCIENCES (1997)

osteoporosis

VITAMIN D :

Vitamin D memainkan peranan penting pada penyerapan kalsium dan kesehatan tulang. Vitamin D secara alami dibentuk di kulit melalui paparan sinar matahari. Sementara banyak orang yang mampu mendapat cukup vitamin D secara alami, ada beberapa penelitian memperlihatkan produksi vitamin D menurun pada manula, pada orang yang lebih banyak berada di dalam rumah dan pada orang-orang  selama musim dingin.  Tergantung pada situasi , anda mungkin memerlukan supplemen untuk memastikan asupan vitamin D harian antara 400-800 UI (Unit Internasional).

LATIHAN :

Seperti halnya otot, tulang merupakan jaringan hidup yang memiliki respon terhadap latihan dengan menjadi lebih kuat. Latihan beban merupakan yang terbaik untuk tulang anda sebab akan memaksa anda melawan gravitasi. misal : jalan-jalan, mendaki, jogging, menaiki tangga, latihan beban, tenis dan dansa.

MEROKOK :

Merokok berakibat buruk pada tulang anda, juga jantung dan paru-paru. Wanita yang merokok memiliki kadar estrogen yang lebih rendah dibandingkan bukan perokok dan mereka sering mendapat menopause lebih dini. Merokok juga menyebabkan penyerapan kalsium dari makanan rendah.

ALKOHOL :

Konsumsi alkohol secara rutin 2 – 3 ons sehari dapat merusak tulang rangka, bahkan pada pria dan wanita muda. Mereka yang peminum berat lebih cenderung kehilangan tulang dan fraktur, sebab selain karena nutrisi yang buruk dan juga meningkatkan resiko terjatuh.

OBAT-OBATAN YANG MENYEBABKAN KEHILANGAN TULANG :

Penggunaan jangka panjang panjang:

Glukokortikoid (obat yang banyak diresepkan berbagai penyakit termasuk : arthritis, asthma, penyakit Crohn, lupus dan penyakit lain pada paru-paru, ginjal dan hati) dapat menyebabkan kehilangan kepadatan tulang dan fraktur.

Phenytoin dan barbiturat; obat anti kejang.

Gonadotropin Releasing Hormon (GnRH) yang digunakan untuk mengobati endometriosis.

Preparat alumunium untuk antasida; pengobatan kanker tertentu dan kelebihan hormon tiroid.

GEJALA-GEJALA

Osteoporosis sering disebut “silent disease” karena kehilangan tulang terjadi tanpa gejala. Orang mungkin tidak mengetahui bahwa mereka terkena osteoporosis sampai tulang mereka menjadi lemah sehingga bila mendadak adanya ketegangan pada tulang, tabrakan dan terjatuh akan menyebabkan faktur pada tulang seperti pada tulang paha atau kolaps tulang belakang. Kolaps tulang belakang biasanya dimulai dengan rasa sakit yang parah dibagian punggung, kehilangan tinggi atau kelainan (deformitas) tulang belakang seperti kiposis (postur tubuh bongkok yang parah)

DETEKSI

Berkenaan dengan pengukuran medis yang lengkap, dokter anda mungkin merekomendasikan bahwa massa tulang anda untuk diukur. Pengukuran dengan alat ukur BMD (Bone Mineral Density) merupakan cara terbaik untuk menentukan kesehatan tulang anda.

Pengukuran BMD dapat mengindentifikasi osteoporosis, menentukan resiko  terjadinya fraktur dan mengukur respon pengobatan osteoporosis yang dijalani.

Alat BMD digunakan sebagai :

  • Mendeteksi kepadatan tulang yang rendah sebelum terjadinya fraktur
  • Menegakkan diagnosa osteoporosis jika anda telah mengalami satu atau lebih fraktur
  • Memperkirakan kemungkinan fraktur di masa mendatang
  • Menentukan kehilangan angka tulang anda dan/ atau memonitor manfaat dari pengobatan jika pengukuran dilakukan pada dengan interval satu tahun atau lebih.

PENGOBATAN

Program pengobatan osteoporosis yang menyeluruh termasuk perhatian atas nutrisi yang seharusnya, latihan dan perihal keamanan untuk mencegah terjatuh yang dapat mengakibatkan fraktur. Sebagai tambahan, dokter anda mungkin meresepkan suatu pengobatan untuk mencegah atau menghentikan kehilangan tulang, meningkatkan massa tulang dan mengurangi resiko terjadinya fraktur.

NUTRISI

Makanan yang kita makan mengandung berbagai vitamin, mineral dan nutrien lain yang penting untuk membantu agar tubuh tetap sehat. Seluruh nutrien ini diperlukan secara seimbang, khususnya kalsium dan vitamin D diperlukan untuk memperkuat tulang, jantung anda, otot dan fungsi saraf secara alami.

LATIHAN

Latihan merupakan komponen penting untuk program pencegahan dan pengobatan osteoporosis. Latihan tidak hanya meningkatkan kesehatan tulang anda, tetapi juga meningkatkan kekuatan otot, koordinasi dan keseimbangan  sehingga secara keseluruhan menjadi lebih baik. Latihan itu baik untuk seseorang dengan osteoporosis, sebaiknya jangan mendadak melakukan latihan yang menyebabkan ketegangan pada tulang secara berlebihan, dokter anda dapat merekomendasikan latihan yang spesifik untuk memperkuat dan mendukung punggung anda.

TERAPI PENGOBATAN

Saat ini alendronate, raloxifen, risedronate dan ibandronate disetujui oleh FDA (AS) untuk mencegah dan mengobati osteoporosis pasca menopause. Teriparatide disetujui untuk mengobati osteoporosis pada wanita pasca menopause dan laki-laki yang beresiko tinggi terjadinya fraktur.  Terapi hormon/estrogen (TH/TE) disetujui untuk mencegah osteoporosis pasca menoupause dan kalsitonin disetujui untuk pengobatan. Sebagai tambahan, baik alendronate dan risedronate disetujui untuk digunakan oleh laki-laki dan wanita pada osteoporosis yang disebabkan glukokortikoid.

PENCEGAHAN TERJATUH

 

Pencegahan terjatuh merupakan perhatian khusus ditujukan untuk laki-laki dan wanita dengan osteoporosis. Terjatuh dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya fraktur pada tulang paha, tulang lengan, tulang belakang atau bagian lain dari rangka. Selain faktor-faktor lingkungan di bawah ini, terjatuh dapat juga disebabkan oleh gangguan pengelihatan dan atau keseimbangan, penyakit kronis yang mempengaruhi mental atau fungsi fisik dan pengobatan tertentu, seperti obat yang menyebabkan mengantuk dan obat anti depresi. Hal ini penting agar anda yang mengalami osteoporosis dapat lebih perduli pada perubahan fisik yang mempengaruhi keseimbangan dan gaya berjalan serta mau mendiskusikan perubahan tersebut dengan penyedia jasa kesehatan. Berikut ini beberapa tips untuk membantu mengurangi faktor lingkungan sekitar yang akan menyebabkan terjatuh.

DI LUAR RUANGAN :

  • Gunakan tongkat atau alat bantu berjalan untuk menambah keseimbangan
  • Gunakan sol sepatu dari karet untuk lebih melekat
  • Berjalan di atas rumput bila jalan yang akan dilalui licin
  • Hati-hati dengan lantai yang mengkilat, akan menjadi licin dan berbahaya jika basah
  • Gunakan alas plastik atau karpet bila memungkinkan

DI DALAM RUANGAN :

  • Menjaga ruangan bebas dari sandungan, khususnya di atas lantai
  • Menjaga permukaan lantai tetap halus tetapi tidak licin
  • Gunakan alat bantu, sepatu tumit rendah bahkan ketika di rumah
  • Hindari berjalan hanya menggunakan kaos kaki saja, stoking atau bahan yang licin
  • Pastikan bagian belakang karpet atau permadani anti licin atau melekat pada lantai
  • Pastikan ruangan tangga baik penerangannya dan tangga memiliki pengangan tangan dikedua belah sisinya.
  • Pasang untuk pegangan tangan pada dinding kamar mandi dekat bak mandi, shower dan toilet
  • Gunakan keset karet pada tempat shower atau bak mandi
  • Simpan lampu senter dengan baterai yang masih baik kondisinya di samping tempat tidur anda
  • Jika menggunakan  tangga portable untuk menggapai ketinggian yang sulit dijangkau, gunakan tangga portable yang kokoh yang memiliki pengangan tangan dan anak tangga yang lebar
  • Tambahkan pegangan di langit-langit pada ruangan yang diterangi oleh lampu
  • Pertimbangkan untuk membeli telepon tanpa kabel sehingga anda tidak harus tergesa-gesa untuk menjawab telepon ketika berbunyi, atau anda juga dapat memanggil bantuan jika terjatuh.

( Referensi : National Institutes of Health, Osteoporosis and Related Bone Diseases ~ ,National Resource Center, US Departement of Health and Human Services)

Tulisan ini bagian dari  “PEDULI OSTEOPOROSIS”

——– OSTEOPOROSIS…, YES WE CARE ——-

Page 1 of 212»

Sorry, you can not to browse this website.

Because you are using an outdated version of MS Internet Explorer. For a better experience using websites, please upgrade to a modern web browser.

Mozilla Firefox Microsoft Internet Explorer Apple Safari Google Chrome